Rasululloh yang Ceria

“Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda, “Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta”

Kata-kata itu membuatku sedikit terpekur 😕 Betapa selama ini aku terlalu membebani diriku atas kekecewaan-kekecewaan yang aku alami, kesedihan demi kesedihan yang entah kapan kan berakhir. Namun, aku teringat akan kata-kata itu, “jangan terlalu membebani hatimu’ Aku sadar, dengan terus cemberut dan terdiam, aku semakin membebani hatiku dengan hal-hal yang tidak perlu. Tersenyum, itulah salah satu obat yang aku dapat saat hatiku merasa terlalu dibebani, meski awalnya hanya sebuah senyuman penghibur, namun akhirnya berbuah sebuah senyuman manis untuk orang-orang di sekitarku, yang mungkin mereka pun risih dengan sikapku. Maafkan aku jika aku seringkali melakukan kesalahan yang sama seperti itu.

3 thoughts on “Rasululloh yang Ceria

  1. yuuukk……, memang membebani hati itu nggak enak, rasanya seperti menggendong karung 50 kg,…(belom pernah sich manggul beras mah,..tapi ini mah katanya berat..he..he..).

    Dengan berwajah ceria, bukan hanya diri sendiri, tapi lingkungan di sekitar kita pun jadi ketularan ceria. Itu sering saya rasakan. Walaupun ada kesedihan atau kegundahan di hati, dengan bersikap ceria dan senyum selalu, alhamdulillah lambat laun tanpa disadari semuanya jadi terasa ringan dan yang terpenting, jadi bisa berpikir jernih dalam memutuskan segala sesuatu.

    So, tunggu apalagi? …….Senyum donk!

    Suka

  2. Ceriaaaa…..yukkkk….

    kalo saya sedih biasanya saya langsung pake baju merah trus senyum dan berkata ” hre gene …masih sedih ….” sometimes ngak berhasil sih. Tapi ya kalau itu ngak mempan , biasanya saya ngadu ke Allah saja ..memohon agar dimasukkan sebuah keceriaan dalam hati.

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s