Kuliah atau Kerja? Tugas Akhir Disusun Sambil Kerja?

Pagi ini ingatan saya tiba-tiba memunculkan memori tentang masa lalu. Tentang dunia kerja dan kuliah, yang kemudian dialami juga oleh @rudisughandi

image

Hal yang sepertinya dulu saya lupa mensyukuri, tapi sekarang baru “ngeh” bahwa betapa Allah selalu campur tangan memudahkan segalanya saat itu.

Selama kuliah, Allah memudahkan proses perkuliahan bahkan hingga urusan biaya. Hanya lulusan SMA yang ga pernah nyodorin ijazah hingga di perusahaan terakhir berkarir.

Kuliah yang dilaksanakan dari pagi hingga zhuhur membuat saya berkesempatan untuk kerja paruh waktu di sebuah lembaga zakat yang kini bernama #SinergiFoundation

Ketika menjelang akhir semester, mulai memasuki jadwal magang dan Tugas Akhir (TA). Melalui rekomendasi seorang dosen, akhirnya kenal dengan #Terakorp

Di Terakorp pertama kalinya saya belajar banyak tentang dunia kerja yang mengharuskan saya bekerja di office hour secara full.

Dan disana saya bertemu dengan orang-orang hebat dan baik. Mereka dengan senang hati membantu pekerjaan saya maupun jika saya bertanya tentang beberapa hal yang akan saya jadikan tugas akhir. Plus mengizinkan saya minjem fasilitas kantor untuk ngerjain TA di jam kerja saat tidak ada kerjaan atau kerjaan sudah selesai.

Di hari menjelang deadline TA, laboratorium komputer kampus menjadi saksi tempat kami bergadang. Selain bisa pinjam fasilitas kampus, juga bisa diskusi dengan teman lain.

Semalaman bergadang di kampus, paginya kudu ngantor. Capcus ke kantor, eh ujung-ujungnya ketiduran di meja kerja 🙈

Dapet atasan yang baik itu rejeki lho. Dan para manager disana orang-orang baik. Yakinlah padaku. Buktinya diriku dibiarkan tidur dan ga diganggu 😂

Ya minta maaf sih abis itu 😅

Alhamdulillah diganjar jadi best student se-Indonesia sama LIA dan berlanjut kontrak kerja bersama Terakorp diperpanjang.

Jadi, jika kamu akhirnya memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu karena mempertimbangkan kondisi keluarga (meskipun banyak beasiswa yang akhirnya kamu lepaskan karena tidak memungkinkan), percayalah, Allah ga tidur.

Niat kamu untuk berbakti pada orang tua akan lebih besar efeknya pada kehidupanmu, baik pekerjaan ataupun pendidikan. Meringankan beban mereka akan menggelontorkan doa yang tak terhenti di setiap kesempatan.

Ga perlu galau “pengen fokus TA, tapi kan kudu kerja. Kalo ga kerja, uang kuliah dibayar pake apa? Tapi kalo kerja, susah bikin TA”

Hei, ga usah dibenturkan. Asal kamu mau berusaha, insyaallah ada jalan.

Memang sih, kudu ada yang dikorbankan, waktu -salah satunya. Harus rela pulang kerja begadang, abis begadang lanjut kerja. Tapi dengan begitu justru kita akan lebih bersemangat mengerjakan TA. Kenapa? Karena kalo begadang-kerja terus-terusan, nanti badan yang dikorbankan.

Mau ikuti malesnya atau tantangan menyelesaikan TA secara efektif?
Mau ikuti pengennya atau menjalani dengan lebih efisien?

Setiap orang ada ujiannya. Jangan bergantung pada orang lain. Mintalah petunjuk pada Allah kemudian bersegeralah menyelesaikan tugas yang tertunda.

Agar ketika saatnya toga menghiasi ceremony kelulusan, orang tuamu bisa tersenyum bangga.

“Ini anakku, yang meski harus berjuang sendiri, tapi ia mampu.”

Cukuplah ridha orang tua menjadi penyebab turunnya pertolongan Allah. Sempurnakan doa keduanya dengan amalan yang mempercepat hadirnya kemudahan dari Allah.

Selamat berjuang, Di. Semoga Allah memudahkan segalanya. Semoga Ia selalu menjagamu agar senantiasa di jalur syar’i yang menyelamatkan. Aamiin.

Danisy, Azam dan Arsitektur

Setiap pasangan punya cara sendiri untuk menyambut kehadiran sang buah hati. Salah satu yang mungkin dilakukan oleh setiap pasangan adalah penyematan nama sebagai titipan asa orang tua kepada anaknya tercinta.

Saya dan suami selalu menyepakati 1 nama. Masing-masing kami awalnya menyodorkan nama, tapi biasanya berujung dengan mencari nama bersama 😀

Baca lebih lanjut

Sasaungan

Sasaungan.
Bagi anak di tatar sunda mungkin akan sangat familiar dengan istilah sasaungan ini. Sebuah kegiatan yang bagi saya pribadi merupakan kegiatan yang cukup menyenangkan.

Anak-anak membangun saung (semacam tempat berteduh, dianggap sebagai rumah-rumahan). Dulu seneng banget main sasaungan ini.

Jaman saya kecil, sasaungan begitu populer di kalangan anak-anak. Hanya berbekal sinjang (kain panjang yang sekarang seringnya digunakan sebagai jarik/gendongan), jepit jemuran/baju atau karet sebagai penahan, dan perlengkapan untuk masak-masakan. Masaknya? Olahan tanah sekitar, air, tumbuh-tumbuhan (dedaunan atau hal serupa) dan bahkan genteng yang diulek. Ya ga dimakan. Kan namanya juga mainan 😀

Baca lebih lanjut

Sulung Kebanggaanku

Usianya baru 4 tahun 4 hulan tgl 17 bulan ini. Namanya Danisy, artinya cerdas. Ia tumbuh cerdas seperti harapan yang kami sematkan pada namanya.

image

Semenjak kecil ia membawa banyak kebahagiaan. Meski ketika ia beranjak besar, ada juga tingkah menjengkelkan yang tak jarang membuat saya marah.

Ia begitu menyayangi adiknya semenjak adiknya masih dalam kandungan hingga saat ini dengan semua keisengan adiknya. Saking sayangnya, ia sering nampak kalah dibanding adiknya.

Baca lebih lanjut

Inspirasi Aktivitas Anak

Kemarin tetiba saja terpikir ingin membuat schedule board untuk si sulung Danisy. Maka seketika saya mencoba mencari contoh template di Google aka googling.

image

Contoh Template Board hasil Googling

Banyak banget contoh yang ditemukan rupanya. Entah itu berupa tutorial maupun murni template. Nah, dari pencarian itu saya menemukan sebuah web yang mungkin ibu semua akan suka.

Apa sih webnya?

Baca lebih lanjut