Cocok Jadi Psikolog

Entah bermula dari obrolan tentang apa..eh berujung sama pernyataan, “Kamu teh cocok ya jadi psikolog.” Heueheu. Entah itu pujian atau apa, husnuzhan aja. Oh, inget. Ketika ngobrolin ponakan sa sama Pa Egi, sa bilang mengenai “dugaan” keadaan psikologisnya ponakan sa itu. Jadi, keluarlah pernyataan spontan yang sebenernya sebelumnya sempet dipikirin juga, “Iya, Pa. Saya kan sekarang S1 di jurusan Teknik Informatika alias teknik. Ntar S2 nya ekonomi, S3 nya baru mo ambil psikologi” Heuheuheu..Esa, Esa. Ada-ada aja.

Tapi emang salah satu mimpi sa adalah kuliah sampai S2 (dulu, tapi sekarang pengen sampe S3). Sa juga ingin menyemangati keluarga untuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Karena Allah mewajibkannya. Mencari ilmu. Meski tak harus kuliah, tapi dengan kuliah kita memenuhi sebuah anjuran hadits untuk menjadi profesional. Dan kuliah adalah salah satunya. Jadilah profesional. Jadilah cendikiawan muslim. Jadilah ilmuwan muslim.

Ilmu agama jangan lupa, karena kewajiban kita itu mencari ilmu agama alias ulumiddin. Jadi karena keduanya sama penting, sebagai muslim, tawazun harus dong. Harus seimbang dunia akhirat.

So, keep ur dream on the sky n keep ur feet on the ground.

Iklan

Berani Bermimpi?

Mimpi. Itu yang sering dikatakan orang-orang agar bisa sukses. Berani bermimpi. Tapi selain berani bermimpi juga harus berani mewujudkan mimpi itu, jangan cuma mimpi di siang bolong alias mengkhayal.

Ada sebuah artikel bagus dari situsnya Pak Rudy Lim yang berjudul 8 Langkah Ajaib Mencapai Impian karyanya Victor Asih. Langkah-langkah yang memang ajaib dan akan sa coba terapkan di dalam kehidupan sa. Berikut adalah ringkasan kedelapan langkah tersebut, [copy paste dan beberapa dengan perubahan] Baca lebih lanjut

Arti Sebuah Mimpi

Ketika beberapa hari ini sa merenungi mengenai beberapa kejadian yang terjadi di sekitar sa terutama dalam kehidupan sa pribadi..ada sebuah kenyataan yang cukup aneh bagi sa pribadi. Sebuah kenyataan dari mimpi-mimpi yang sa miliki selama ini.

Anda boleh saja tidak sependapat dengan saya, tapi saya akan tetap menceritakan apa yang saya simpulkan. Baca lebih lanjut