Pertolongan Allah itu Unpredictable

Ketika bertekad untuk tetap masak di ramadhan ini (dan dengan idealisme mesti ada menu sayur di dalamnya), Allah takdirkan dapat amanah mendampingi peserta sanlat dan tentu saja tetap ada jadwal KBM di tempat berkhidmat. Sempat coba merencanakan dengan semaksimal mungkin sebelum Ramadhan tiba tapi di hari pertama shaum, rupanya fisik masih penyesuaian. Lemes banget. Alhasil hanya sanggup masak untuk sahur dan buka. Tak sempat ber-food-prep ria untuk yang berikutnya.

Hari pertama sanlat, alhamdulillah kondisi fisik aman tapi akhirnya mengalami kebingungan karena nyatanya food prep belum bisa bener-bener jalan akibat kondisi fisik yang perlu rehat juga setelah agenda itu. Alhamdulillah sempat masak dulu meski hanya satu jenis, dan lauk pendamping akhirnya beli qadarullah.

Baca lebih lanjut