Web Content Writer

Web content writer. Entah ini profesi atau hobi, tapi ketika menjadi web content writer rasanya ada banyak kebahagiaan. Pekerjaan lain bukan tidak membahagiakan, tapi menikmati proses menulis untuk update web itu rasanya seru aja.

Beberapa tahun lalu sempat menjadi freelance di sebuah web. Dan justru kemampuan mengembangkan tulisan saya dapat saat bekerja disana. Yang semula hanya 300an kata, lanjut jadi 500an kata, berkembang menjadi minimal 700 kata lalu terakhir minimal 1.000 kata. Karena sifatnya tuntutan pekerjaan ya jadi dijabanin. Kalau ga memenuhi syarat kan berarti tulisan kita ga kepake dan berujung dengan ga dapet penghasilan. Hwehehe..

Meski kemudian sejak saat itu saya sudah jarang sekali update blog karena kesibukan mengejar target tulisan setiap harinya di web. Mungkin karena ketidakmampuan saya mengelola waktu juga kali ya jadi rada terbengkalai.

Pekerjaan sebagai content web writer ini membuat saya menikmati sebuah perjalanan sebagai “atasan” karena dari pekerjaan seperti inilah saya punya tim menulis guna mengejar target penjualan. Tim yang saya temukan Online karena saat itu nyari pekerja via Online. Serunya digaji dan menggaji terjadi dalam waktu yang bersamaan. Bahagia sekali ya rasanya dapet gaji sekaligus menggaji orang. Lalu saat itu saya berpikir, begini ya enaknya jadi atasan 😀

Dan justru dari pekerjaan content web writer inilah saya merasakan bagaimana asyiknya dapet THR, bagaimana enaknya dapet tunjangan lahiran dan pengalaman lain yang lumayan. Karena namanya web content writer jadi sedikit demi sedikit belajar tentang optimasi artikel web.

Kok sedikit demi sedikit? Ya karena pemilik dan pengembang web sendiri kan ga mungkin bocorin rahasia perusahaan. Tapi dari target dan syarat artikel yang mereka tentukan, menjadi bocoran kecil tentang bagaimana menarik traffic ke web.

Dan ketika kemarin diminta sebagai editor web sebuah lembaga Public Speaking di Bandung, rasanya seru aja. Serasa mengulang kebahagiaan jaman dulu. Update web, sesekali isi konten di instagram-nya lalu kemudian menjadi editor tulisan yang dikirim oleh tim, menulis ulang tulisan mereka agar memenuhi syarat minimum kata jika tulisan yang dikirim tidak terlalu panjang, sekaligus belajar tentang tips dan trik dalam Public Speaking.

Bagi saya enaknya pekerjaan semacam ini adalah soal enjoy, pekerjaan yang ringan karena tanpa jam kerja yang panjang dan bisa mendapat ilmu lebih dari tulisan-tulisan yang diterima. Semoga menjadi jalan untuk terus belajar. Semangat!

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s