Notebook Tercinta

Hari ini setiap tulisan mentok. Eh engga juga ding, satu tulisan sudah terbit. Hutang Sabtu dibayar ahad, hutang ahad dibayar tadi siang. Nah berarti tulisan malam ini adalah setoran hari ini untuk tantangan #15HariMenulis

Bagi saya, tantangan ini semacam pembiasaan untuk menuliskan sesuatu setiap harinya. Meski tulisan saya seluruhnya adalah curcol alias curhat tapi ga colong menyolong. Sekadar menuliskan isi hati dan pikiran sebagaimana tagline blog saya ini, Beranda Pikiran dan Rasa 😀

Karena mentok dan begitu banyak kerjaan yang harus diselesaikan hari ini, Alhamdulillah refreshing di Web yang menyediakan vector gratis. Sempat nyasar ke web-web berbayar meski keyword yang saya gunakan adalah “Free vector download”.

Coba buka-buka link, bertemulah saya dengan beberapa situs yang benar-benar menyediakan vector secara gratis. Memang sih beberapa ga sebagus yang berbayar itu tapi cukup lah.

Berikutnya karena takjub dengan semua isinya, saya pun tenggelam. Mengunduh setiap gambar yang cantik. Sekalian cari inspirasi untuk cover buku catatan saya. Pengen buku catatan Custom yang GUE BANGET (idih STIFIn banget ya. Xixixi)

Coba dengan berbagai keyword untuk menemukan gambar yang cocok dijadikan cover. Keinginan saya sederhana saja, ingin cover bukunya itu sederhana (ga terlalu rame), warnanya cerah dan ceria. Sederhana kan? Tapi ternyata sulit menemukan motif yang cocok. Huhu..

Karena belum nemu juga yang cocok, jadilah mencari gambar untuk anak-anak. Lagi-lagi tenggelam di lautan gambar. Huwaaa lucu-lucu.. (ga semua ding yang lucu. Heu)

Janji bikin buku ini memang pernah saya ucapkan pada Danisy sehingga ketika saya sedang mencari gambar, sesekali Danisy nimbrung ikut milih. Baiklah, ini kan buku buat Aa, ummi ikut aja deh.

Azam yang melihat kakaknya asyik pilih gambar, akhirnya tertarik untuk mendekat juga. Ikut milih mau gambar yang mana.

Unduh, ekstrak, cek gambarnya. Begitu terus sampek akhirnya lumayan bosen juga nih belum nemu yang cocok. Buat anak-anak juga rasanya belum ada yang sreg. Baiklah, kita berburu vector lagi.

Saya baru belajar Corel, jadi adanya vector ini membantu sekali untuk membuat desain sesuai dengan yang saya inginkan (ya setidaknya mendekati lah). Ga khawatir gambar akan pecah ketika dicetak nanti karena dasar vector adalah titik sehingga diubah-ubah ukurannya pun kualitas akan tetap sama. Kurang lebih itu lah ya penjelasan tentang vector.

Setelah beberapa lama, Alhamdulillah ga tau gimana caranya, saya dapet gambar yang cocok. Simpel, cerah dan ceria. Ya sudah, eksekusi aja deh khawatir keburu lupa atau repot.

Tiba-tiba keingetan ternyata belum nemu juga gambar yang cocok. Akhirnya saya nyaris lagi juga. Unduh yang sekiranya disukai. Baru deh abis itu si sulung ngecek, cocok atau ngga.

Alhamdulillah setelah berusaha sekian waktu, selesai juga semua desain covernya. Ada sekitar 3 gambar. 1 untuk saya, 1 untuk Danisy dan 1 untuk Azam.

IMG_20150427_213507

Rencana mau di-print lalu laminasi dof untuk bagian cover. Sementara bagian isi hanya diberi kertas putih polos tanpa garis. Nanti semuanya disatukan dengan menggunakan jilid ring. Alhamdulillah semua bahan sudah siap, tinggal pake. kertas polos, cover dan bahkan ring. Karena kami punya alatnya, jadi lebih kebayang harus ngapapin aja.

Membuat sendiri notebook Custom bagi yang memiliki waktu sepertinya menjadi kepuasan. Selain itu, bisa lebih murah juga. Setelah cover dicetak dan dilaminasi, siapkan saja kertas A5 lalu bawa ke tukang fotokopi, minta dijilidkan. Selesai.

Serunya justru di pencarian gambar dan pembuatan desain. Meski sederhana, tapi ternyata desain itu ga gampang juga ya. Terutama printilan kecil. Sulung saya protes si karakter harus pake baju karena kalau ga pake baju, malu katanya. Dan harus pake sandal karena kelihatan lebih bagus kalau pake sandal. Bolanya harus begini, bolanya harus begitu. Nanti begini, nanti begitu. Azam bahkan ikut-ikutan milih juga. Hehe. Baiklah. Buat kalian ini kok.

Saya memilih menggunakan kertas polos tanpa garis karena saya menyukainya. Sementara untuk anak-anak, karena mereka masih di fase belajar. Ga apa deh meski nanti isinya mungkin hanya coretan. Tapi coretan bermakna. Mereka akan belajar seiring waktu.

Jadi buat yang bosen sama buku catatan standar yang beredar selama ini, notebook Custom bisa jadi solusi. Selain anti-mainstream juga biar lebih GUE BANGET!

2 thoughts on “Notebook Tercinta

  1. Boleh juga nih infonya mba Esa, buat anakku yg di MAN , dia kreatif juga kyk dirimu ( maaf, komennya mulai sok akrab :D) kalo saya tinggal minta dibuatin aja 😀

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s