Berduaan

Pernah perhatikan mereka yang pacaran? Maunya berduaan aja ya kemana-mana. Coba yang udah nikah? Sibuk masing-masing aja deh ya. Kali bosen karena sering barengan, hampir tiap hari ketemu 😀

image

Tapi ga gitu juga sih. Kadang ada yang ga gandengan karena ga enak. Hihi..

Menjalani hari bersama adalah sebuah perjalanan yang membutuhkan banyak hal untuk tetap bertahan. Tak jarang ada rasa bosan atau abai dan acuh terhadap pasangan kita.

Melihat pasangan muda yang baru saja menikah, yang berjalan bersama dengan tanpa mengumbar kemesraan berlebih tapi tetap memperlihatkan kebahagiaan mereka secara natural, seperti menularkan kebahagiaan tersendiri untuk kita yang melihatnya.

Ada hal yang mungkin dilupakan ketika kita sudah menikah cukup lama apalagi sudah memiliki anak, itu adalah berduaan antara suami dan istri, secara khusus. Padahal berduaan dengan sengaja mampu memupuk kembali cinta, mengeluarkan semua memori indah di awal kebersamaan.

Tak berarti jika tak berduaan lantas cinta akan kandas begitu saja. Tapi berduaan memang memberikan ruang pada hati untuk menelisik kembali, menghangatkan bara cinta yang pernah ada.

Ada kalanya memang berjauhan secara fisik mampu menghadirkan rindu yang berkecamuk dalam keseharian cinta. Akan tetapi jika lama tak bersua, rasa rindu akan semakin menggebu membuat hati tak menentu. Dan pertemuan adalah obat mujarab bagi hati yang rindu.

Maka jika kita selalu bersama, berduaan mampu mengembalikan gairah rasa yang pernah membara saat awal pernikahan. Apalagi jika pernikahan itu dilaksanakan tanpa proses pacaran terlebih dahulu, masa awal menikah seperti masa awal menuai benih cinta di hati yang kemudian menghasilkan pohon cinta yang terus berbuah. Benih dan pohon ini harus selalu dijaga agar terus tumbuh, berduaan bisa menjadi salah satu cara kita berdua mengikat rasa, mengingat kembali ada pohon cinta yang harus dijaga.

Sempatkanlah berjalan berduaan dengan pasangan sah kita. Bagaimana dengan anak-anak? Sesekali boleh lah dititip. Atau jika tidak memungkinkan, cukuplah sediakan waktu bersama untuk sekadar mengobrol berdua setelah anak-anak terlelap. Berbagi mimpi, saling menguatkan diri, saling mengevaluasi, saling berbagi cerita, mengecek kembali visi misi bersama, dan banyak hal yang dapat dilakukan. Hanya berdua. Menikmati kebersamaan tanpa interupsi apapun atau dari siapapun. Sesekali kita butuh loh. Me-refresh cinta, me-repair hati. Bahkan mengobati hati yang sakit pun bisa dengan berduaan, saling mengingatkan bahwa dzikrullah itu penting, dan hal penting lainnya yang bisa dibangun bersama untuk menghadapi perjalanan yang begitu panjang dan melelahkan.

Mari luangkan waktu untuk berduaan saja dengan pasangan sah kita. Ingat, ada Allah disana yang membersamai kebersamaan kita dengan suami/istri kita. Ia memberi rahmat dan ampunanNya kepada pasangan yang saling bergandeng tangan.

Aisha Azkiya
-Tulisan mencatatkan kenangan-

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s