3 Perpaduan Tak Terduga

Danisy, Belajar Membaca, Abaca. Ketiga hal ini secara tak sengaja menjadi perpaduan sempurna tak terduga utk sy menemukan metode yg khas guna membantu Danisy belajar membaca.

Bagi Danisy -pada akhirnya-, Abaca hanyalah sebuah produk yg membantu sy -sbg ibunya- utk mengerti tahapan mengajarkan anak membaca. Sementara proses belajar membaca itu sendiri, lebih efektif dlm bentuk menyusun kata yg ingin dia tahu. Misal, ketika ia bertanya: “mi, kenapa ‘makasih’ dari ‘ma’?” Maka saat itu terlintas ide memberikan tulisan ma-ka-si-h. Dan dr sana muncul ide membuat sendiri flashcard sesuai kebutuhan.

Pernah sy menuliskan status ketika Danisy pertama kali mempertanyakan soal kata pada sy. Percakapan di angkot, “mi, kenapa ‘pasar’ pake ‘a’?”. Sederhana tp kemudian membuka ilmu baru bagi sy krn dikomentari oleh kakak bahwa itu pertanda Danisy sudah masuk fase “mengenal bahasa” -seingat sy begitu kurang lebih-. Fase ini menurut beliau, adalah fase dimana Danisy mulai belajar tentang bahasa. Jika ketika itu sy menjawab pertanyaan Danisy di angkot “karena kalau pake ‘i’ jadi ‘pasir'” maka selanjutnya setelah diberi masukan oleh kakak, sy mencoba menjawab lebih baik lg. Menjelaskan ini bahasa Indonesia, atau ini bahasa sunda, dlm bahasa lain itu -bahasa Inggris misalnya- dan demikian seterusnya.

Lalu hal yg paling menarik adalah ketika ide menyusun kata itu muncul secara tiba-tiba. Selain mengatakan “kata ini dlm bahasa ini adalah itu” sy menyusun kata untuknya. Tentu saja saat itu masih menggunakan kata dr Abaca yg sy buka -dan susun lg- secara hati-hati krn abaca memiliki urutan sendiri. Dari situ Danisy kemudian memiliki ketertarikan lebih mengenai susunan kata.

Saya yg khawatir urutan abaca akan berantakan maka memutuskan menuliskan sendiri kata yg ingin Danisy tahu, melalui kertas atau media apapun yg ada saat itu. Sampai akhirnya terlintas ide membuat susunan kata sendiri per suku kata dengan lebih bagus. Yap, dicetak atau di-print. Sekarang lagi minta suami buatkan dan cetak-kan. Setelah jadi, mau coba diterapkan saat Danisy bertanya. Sementara abaca-nya tetap digunakan untuk pengenalan dasar.

Alhamdulillaah.. Milik Allah-lah semua ilmu 🙂

Aisha Azkiya
-Tulisan Mencatatkan Kenangan-

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s