Sayur Bayam Sosis

Pembiasaan anak makan buah dan sayur harus dimulai sejak kecil supaya setelah besar ga ada yang namanya phobia buah atau sayur. Tapi saya lebih sering ketemu sama mereka yang phobia sayur sepertinya 😀

Sempat terlibat diskusi dengan beberapa teman. Tentang bagaimana anak mau sayur. Salah satunya adalah pembiasaan makan seimbang sejak dini. Sayangnya saya ternyata ga setelaten itu. Hiks.. tapi gapapa yang penting masih ada sayur yang bisa masuk ke tubuh anak-anak 😀

Salah satu menu favorit Danisy dan Azam adalah Sayur Bayam Bening. Tambahan sosis untuk daya tarik ke Danisy. Kalau Azam kan belum banyak request. Sebenarnya resep ini diterapkan saat jaman Danisy dulu. Awalnya Danisy suka sayuran tapi belakangan Danisy jadi ogah makan sayur. Sepertinya karena berbagai kejadian sehingga saya jarang masak di rumah alhasil Danisy jadi terbiasa makan yang simpel: omelet atau telur dadar. Merasa bersalah sekali jadinya.

Cara masak bayam ini sederhana kok. Ibu tinggal siapkan bayam yang sudah disiangi, duo bawang, tomat, sosis dan bakso, garam, merica dan gula putih.
Pertama didihkan air. Sementara itu cuci bayam dan tomat agar bersih.
Setelah air mendidih, masukkan duo bawang dan tomat yang sudah dipotong-potong kemudian tunggu sebentar baru masukkan sosis/bakso. Biarkan sekitar 2-3 menit supaya sosis/bakso sudah lebih empuk baru masukkan garam, merica dan gula putih secukupnya. Gula putih hanya untuk penambah rasa ya Bu jadi rasa sayurnya nanti tetep “asin”. Merica jangan banyak-banyak supaya ga pedes. Cukup sedikit aja sebagai penambah rasa dan bisa membantu saat anak batuk pilek.
Jika dirasa sudah menyebar bumbunya, baru masukkan bayam. Biarkan mendidih hingu ayam cukup layu. Selesai deh. Tinggal matikan apinya. Oiya pake api sedang aja ya biar teksturnya lebih dapet dan kandungan gizinya ga terlalu banyak menguap.

Siapa tau mau coba resep sederhana ini. Tapi rasanya enak kok. Duo jagoan saya suka ^_^

Aisha Azkiya
-Tulisan mencatatkan kenangan-

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s