Jalan Kehidupan

Lagu ini saya dengarkan ketika SMA dulu. Setelah sekian lama, secara tak sengaja saya mendengarkan lagu ini. Malam beberapa hari lalu, sepulang dari rumah mamah, ternyata suami sedang menyetel entah radio MQFM Bandung entah MP3. Lagu yang cukup membuat saya terbang ke nostalgia semasa remaja. Saat itu radio selalu standby menemani baik saat lembur ngerjain PR atau cuma sekadar menemani menjelang tidur. Dan kebiasaan itu berlanjut semasa saya kerja dan kuliah.

Saat itu (sepertinya) belum banyak munsyid di belantika musik nasyid nusantara. Jadi Hawari adalah salah satu yang saya kenal dengan ciri khas musik melayu. Lirik Jalan Kehidupan sendiri begitu pas saat akan melepas masa SMA menuju dunia yang “lebih nyata” dimana saat itu kita sudah dianggap lebih dewasa dan sudah menanggalkan berbagai identitas remaja yang biasanya masih ada saat manja dan tergantung sepenuhnya pada orang tua menjadi sosok yang (seharusnya) sudah lebih bisa menjadi mandiri dan dewasa. Dan lagu ini -saat itu- mengingatkan saya tentang apa yang akan saya hadapi di masa mendatang. Situasi yang tentu akan lebih beragam dibanding masa sekolah.

Saat kita tertawa bersama
Semua terasa sangat indah
Saat kita menangis bersama
Semua terasa sangat mudah

*)
Di saat semua yang takkan terbayangkan
Kau rasakan jangan berputus asa
Tetaplah berusaha
Yakinlah

Reff:
Jalanilah hidupmu yang indah
Meski kadang kau merasa lelah
Jangan pernah kau berkeluh kesah
Yakinilah dan tabah

Takdir tuhan itu telah ada
Sejak semesta ini tercipta
Segala suka dan duka kita
Kan menjadi cerita
Jalan kehidupan

Saat kita membuka mata
Kau mengerti semua..kita sama
Saat kita beranjak dewasa
Jalan hidup kita kan berbeda
Back to *)

Ah.. rasanya lagu itu dibuat sesuai dengan pengalaman ya. Jika dulu saya terdiam karena membayangkan masa depan yang akan dihadapi, maka sekarang saya terdiam karena membenarkan isinya. Sekaligus seperti mengingatkan kembali bahwa perjuangan masih harus terus berlanjut ๐Ÿ™‚
Dan lagu ini mengingatkan akan teman-teman seperjuangan dulu. Kangen kalian. Semoga Allah selalu menjaga dan melindungi kalian. Semoga hidayah Islam dan keimanan selalu dilimpahkan kepada kita. Aamiin.

Aisha Azkiya
-Tulisan mencatatkan kenangan-

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s