Mengajarkan Azam Sikat Gigi

Berbeda dengan saa mengajarkan sikat gigi pada si sulung Danisy, sy agak kesulitan mengajarkan Azam sikat gigi. Jika Danisy dulu bisa dengan “coba buka mulutnya Aaaa” dia buka mulut. “Coba nyengir liatin giginya. Iiii” dia pun memperlihatkan giginya dan saya sudah siap dengan sikat gigi jari dengan air matang hangat. Sementara Azam, saat saya ajak “aaa” dan “iii” dia ngikutin tapi begitu jari saya mendekat maka dia akan menutup mulut rapat. Ga bisa ditembus dan akan nangis kalau dipaksa.

Adik laki-laki saya nyaranin pake kassa. Sempat coba dan gagal jadi males nyoba lagi (jangan ditiru ya). Dia berhasil tutup mulut rapat-rapat. Semua risih sama giginya yang mulai kuning karena udah segala dimakan tapi belum bisa dibersihkan giginya.

Sore ini, pas Azam lagi rebahan, iseng colekin mulutnya, gosokin jari ke giginya, dia ketawa-ketawa. Akhirnya kompakan deh sama adek yang perempuan. Minta kassa ke mamah, lilit ke jari, celupin ke air mateng, gosokin ke giginya. Adek sy yang perempuan megangin tangan Azam biar ga berontak. Berhasil alhamdulillaah. Giginya udah ga terlalu kuning sekarang. Oke deh telatenin aja nih.

Hikmah cerita ini adalah meski cara yang kita coba pernah gagal, sesekali cobalah lagi di lain kesempatan dan lain situasi 😀

* Pe-er berikutnya adalah tatur :D*

Aisha Azkiya
-Tulisan mencatatkan kenangan-

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s