Terima Kasih

Mendapatkan seorang suami yang menyayangi kita dalam hampir semua keadaan adalah anugerah indah tersendiri. Dan Allah telah memberikannya padaku.

Sempat ragu ketika ada lelaki yang serius melamar padahal ia sudah diberitahu tentang kondisi saya yang memang ga terlalu baik. Secara emosi dan fisik. Sejak beberapa waktu, saya seringkali terkapar kalau sakit kepala sudah kambuh. Hampir ga bisa bangun. Dan secara emosional ada trauma masa lalu yang bahkan masih terasa hingga saat ini. Singkatnya, menikahi saya adalah sebuah keputusan besar dan berat. Tapi dia mantap dengan keputusannya. Dan begitulah Allah menetapkan sesuatu, Allah mengirimkannya sebagai jawaban atas kebutuhan saya. Dengan segala kesabaran yang ia miliki, dengan segenap cinta yang ia berikan, Allah memilihkan lelaki terbaik itu untukku. Melebihi ekspektasiku.

Dan setiap kali saya terbaring, ia nampak begitu perhatian. Ia bahkan nampak begitu panik meski tetap berusaha tenang dan kadang nampak seperti tak peduli.
Ia lelaki kuat yang mampu mendampingi saya di setiap kelahiran anaknya. Dengan semua tenaga yang pasti tak sedikit karena perjuangan kami dalam proses kelahiran anak-anak tidaklah mudah.
Tapi begitulah Allah, tahu siapa yang terbaik untuk menjadi pasangan kita. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ia hadir dalam hidupku, membantuku menjalani sisa usia dengan hal yang lebih baik dan dalam kebahagiaan yang lebih bermakna.

Terima kasih sudah memilihku sebagai istrimu, dan ibu dari anak-anakmu. Semoga Allah senantiasa memberkahimu, menjagamu dan melindungimu. Semoga pernikahan kita tak hanya di dunia tapi berlanjut hingga ke surga. Semoga anak-anak tumbuh menjadi muslim yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih faqih.

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s