Lapangan Luas

Menikmati sore di tengah lapangan rumput yang begitu luas di desa tempat suami lahir dan tumbuh besar, mengingatkanku tentang kenangan masa kecil dulu. Saat begitu banyak ruang luas yang bisa dijadikan tempat bermain tanpa beban.

Saat menghirup udara kota Bandung terasa begitu segar. Saat menikmati masa kecil dengan begitu bahagia. Menatap ruang dengan begitu luas seperti tanpa batas. Pandangan seperti begitu jauh. Mencatatkan mimpi dalam setiap tawa yang tercipta. Mengguratkan asa dalam setiap langkah kaki yang berlari.

Disini, rasanya seperti ketika aku kecil dulu. Saat diri bisa berpikir jernih, menatap awan berarak dengan penuh suka cita. Menatap langit yang begitu indah nampak tak dibatasi oleh sekat apapun.

Rindu. Rindu masa dimana dulu aku masih bermain di lapangan luas. Rindu saat aku masih asyik bermain di sawah. Rindu saat semua terasa bebas tanpa beban.

Tempatku bermain dulu kini sudah berganti menjadi gedung-gedung dan dibatasi benteng tinggi. Menjadi hotel dan bangunan rumah. Tak ada yang salah dengan perubahan. Hanya sedang merindukan masa kecilku dulu yang dapat menikmati masa kecil dengan bebas. Semoga anak-anak kami pun dapat merasakannya meski tak setiap saat.

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s