5 Tahun Lalu

5 tahun lalu.. kau datang kepada kedua orang tuaku untuk memintaku menjadi istrimu
5 tahun lalu.. di malam purnama, ada secercah harapan yang Allah berikan
Menitipkan asa di pundakmu, kelak saat kau telah ditetapkan sebagai imamku
5 tahun lalu.. ada rasa takut ini tak akan berlanjut ke langkah yang diharapkan
Ada rasa khawatir atas kejadian masa lalu yang terulang
Meski lamaran sudah disampaikan, jodoh bertemu jika akad nikah diucapkan

Sejak saat itu, istikharahku tak lantas dihentikan
Karena langkah kita masih harus menapak menuju pelaminan

Tak ada halangan berarti kecuali keberatan karena masa rentang yang cukup jauh.

5 tahun lalu, doa selalu kupanjatkan untuk lelaki terbaik yang kelak menjadi suamiku
Aku tak meminta dirimu secara spesifik
Aku tak meminta bahwa lamaranmu akan berakhir di pelaminan
Karena aku takut kecewa
Satu-satunya doa yang terpanjat adalah “jika ia memang baik maka satukanlah dan jika ia buruk bagiku maka perpisahan takkan ku tangisi, ya Allah”

Kejadian di masa lalu
Saat kegagalan langkah pernah hadir di hidupku
Membuatku tak berani meminta “lanjutkanlah lamaran ini ke pernikahan” karena aku takut kecewa untuk kedua kalinya

Tapi Allah memang sudah menetapkan bahwa engkaulah yang kelak menjadi suamiku, lelaki yang akan kudampingi hingga jodoh terhenti.

Rasa takut terus membayangiku sedari lamaran diterima hingga detik-detik menjelang hari pernikahan kita
Selalu kutenangkan hati bahwa “kalaupun tak berlanjut ke jenjang pernikahan maka itu jawaban doaku. Tenangkanlah hatiku, ya Allah”
Selalu kutenangkan hatiku bahwa Allah pasti sudah mencatatkan skenario terbaik untukku

Maka saat kau dan ayahku mengucap ijab qabul pernikahan, hari itu, 5 bulan tepat sejak 5 tahun lalu, hari itu lah hatiku tenang. Bahagia membuncah memenuhi hatiku..

Terima kasih untuk banyak hal dalam kebersamaan kita.

Ditulis dengan penuh cinta dan semangat
Salam hangat,
Esa

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s