Mengalirlah Wahai Air

Pagi ini, krn kemarin kadung pede rendem baju dan cuci semua yg bisa dicuci, iseng bongkar keran air krn airnya ga keluar. Demi menyelesaikan cucian. Dan ternyata setelah dibuka, airnya besaaarrrr sodara sodara.. Selama ini kalau tersumbat suka dibersihkan pakai kawat dan keluar lagi airnya meski sedikit.

Dan krn keisengan itulah akhirnya terpikir bersihin kerannya. Eh suami kemudian pilih ganti keran aja soalnya udah ga bisa dibersihin juga.

Dari kejadian itu tiba tiba saja terpikir “oh rejeki kita juga bisa jadi kayak gt ya. Dari pusat sih airnya gede alias jatah rejekinya gede. Etapi krn kerannya kotor jadi yang keluar sedikit. Kerannya apa atau siapa? Ya kita kali ya kerannya. Bisa jadi usaha kita jg. Mungkin usaha kita ga murni jadilah terhambat. Alhasil rejeki yang kita terima juga ga sebesar yang semestinya”

Baiklah.. Yuk belajar lg. Belajar membersihkan keran atau mengganti kerannya sekalian biar lancar airnya keluar 😉

Tulisan ini dibuat menggunakan WordPress for BlackBerry.

Salam Hangat,
Esa

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s