Teruntuk Dua Lelaki Kecilku

Dua lelaki kecil. Ya, karena saat tulisan ini dibuat, kalian berdua masih kecil. Danisy baru 3 tahun 5 bulan dan Azam 11 bulan.
Wahai dua lelaki kecilku, kelak kalian akan tumbuh semakin besar. Menjadi sosok dewasa dan menjadi pemimpin.

Tidak mudah memang mendidik anak. Entah itu anak lelaki ataupun perempuan. Ummi baru mengalami fase mendidik anak laki-laki. Belum selesai ummi mengajarkan dan belajar banyak hal tentang mendidik Aa Danisy, ummi dikejutkan dengan berita kehamilan ummi, adik Aa, Azam. Maka kemudian abi dan ummi beralih pada pendidikan dua anak agar meminimalisir hal negatif yang membuat kalian, terutama Aa merasa tersingkir.

Cara didik yang berbeda dengan kultur “standar” di lingkungan sekitar. Alhamdulillah kakek nenek kalian mendukung keputusan abi dan ummi. Bersedia mengikuti cara yang kami terapkan. Meski tak mudah, meski berulang kali harus diingatkan dan pada akhirnya mereka paham, ini demi kebaikan kalian dan berharap meski apapun yang terjadi, hak kalian harus tetap dipenuhi.

Saat ummi tahu bahwa ummi tengah mengandung Azam, ummi ingin tetap memenuhi hak Danisy salah satunya untuk tetap memproleh hak ASI hingga setidaknya usia 2 tahun. Abi mendukung keinginan ummi meski beliau juga terseok. Tapi abi lah yang menjadi tameng utama saat berhadapan dengan keluarga besar abi. Keluarga besar ummi juga bukan tanpa halangan. Banyak yang seolah memaksa ummi untuk berhenti menyusui Danisy, bahkan ambu, nenek kalian juga berulang kali meminta ummi berhenti menyusui Aa. Tapi ummi yakin dengan ilmu yang ummi pahami. Lagipula tak ada keluhan pada kandungan saat ummi menyusui Aa. Hingga pada akhirnya Aa berhenti menyusu dengan sendirinya. Ummi bahkan tak mau meminta Aa berhenti menyusu karena ummi lagi hamil dan ASInya buat dede bayi. Tapi saat Aa memutuskan berhenti dan mengatakan “nenennya buat dede aja” entah darimana kalimat itu kau dapatkan. Selama hamil ummi hanya mengenalkan bahwa di perut ummi ada dede bayi dan ummi abi akan tetap sayang sama Aa. Panggilan Aa pun adalah panggilan yang kau pilih sendiri karena sebelumnya kami memanggilmu dengan sebutan dede.
Hanya untuk suasana kondusif kakak beradik, abi dan ummi coba terapkan ilmu tentang itu pada kalian berdua. Meski tetap ada saat Aa cemburu dan sekarang dede juga mulai belajar berebut. Ah tapi memang semua ada fasenya. Ummi dan abi masih harus belajar banyak.

Wahai dua lelaki kecilku, ketahuilah bahwa kami sangat sayang pada kalian. Itu mengapa kami menerapkan beberapa aturan. Keputusan untuk tak menyediakan televisi di rumah bukanlah tanpa alasan. Tapi kami tak lantas melarang kalian menonton televisi kala berkunjung ke rumah kakek nenek. Kami tetap cek isi dari film yang kalian tonton. Ah, tidak mudah memang mendidik anak apalagi di era seperti ini. Tapi kami hanya berdoa kepada Allah yang Maha Segalanya.
Ya Allah, tuntunlah kami dalam mendidik dan membesarkan anak-anak kami. Jadikan kami kuat dan tangguh dengan semua tantangan yang ada dalam pendidikan anak-anak yang Kau titipkan pada kami. Lapangkan dada dan hati kami. Jadikan kami pemimpin orang bertakwa, jadikan anak-anak dan pasangan kami qurrata a’yun
Wahai Allah, jadikanlah anak-anak kami termasuk golongan orang muslim yang senantiasa berserah padaMu, senantiasa bersyukur kepadaMu dan senantiasa bersabar di jalanMu. Jadikanlah mereka bagian dari golongan para mujahid yang bersegera dan siap sedia berjalan berjuang di atas jalanMu, membela agamaMu. Didiklah mereka dengan didikan terbaik. Jadikan mereka pemimpin yang mencintaiMu dan Engkau mencintai mereka. Jadikan mereka senantiasa ridha aka takdirMu dan Engkau ridha terhadap mereka. Jadikanlah mereka penjaga alQuran, hafizh. Yang mereka tak hanya hafak alQuran tapi alQuran meresap dalam setiap sendi kehidupan mereka. Pasangkanlah mereka dengan pasangan yang Engkau ridhai, yang Engkau jaga dengan penjagaan terbaik, agar lahir dari pasangan-pasangan itu generasi rabbani yang lebih baik dari generasi kami. Jagalah anak-anak kami dengan penjagaan terbaikMu. Penjagaan terhadap diri dan iman keduanya. Penjagaan terhadap kehidupannya di dunia dan di akhirat. Jadikanlah kehidupan mereka makmur sejahtera. Hebatkan mereka dalam ikhtiar kebaikan, dalam meyebar manfaat. Kayakan mereka dengan harta dan kebaikan yang dengan itu Engkau semakin ridha pada mereka. Jadikan mereka menguasai setidaknya satu bidang ilmu yang kelak dengan ilmu itu menjadi jariyah untuk keduanya. Jadikanlah keduanya cahaya yang menjadikan kami layak untuk Engkau cintai. Ampuni kelalaian dan kesalahan kami saat mendidik keduanya, ampuni kedua orang tua kami dan jadikanlah kami orang tua yang bruntung karena memiliki anak shalih yang senantiasa berbuat kebajikan dan mendoakan kami serta menjadi amal jariyah bagi kami bahkan setelah kami mati.

image

Ya Allah, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.. Kami serahkan pendidikan keduanya padaMu. Tuntun dan jagalah keduanya di jalanMu. Dan tuntunlah kami orang tuanya agar mampu mengantarkan keduanya menjadi sosok yang Engkau banggakan. Dengan kalimahMu yang sempurna, kumohon lindungilah mereka dari tipu daya syaithan, dari binatang berbisa dan dari kejahatan ‘ain. Aamiin

Kontak kami:
Belanja Keluarga
CP: Ibu Esa
Twitter/LINE/Instagram/KakaoTalk @belanjakeluarga
SMS/WhatsApp: 0878-2192-4595
Pin BB: 75B9C43A
Email: bekel.belanjakeluarga@gmail.com

Aim Desain
CP: Bapak Chalim
SMS/WhatsApp: 0852-2079-5095

Dipostingkan melalui aplikasi WordPress untuk Android

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s