Mewarnai Ala Danisy

Bagi Danisy, mewarnai itu lebih pada kesenangan mencorat-coret, jadi hasilnya pun ya kalo dilihat kayak “cuma” sekadar coretan aja. Dari pertama kenal mewarnai di atas kertas, jarang sekali Danisy mewarnai bidang dengan penuh. Kalo ga tengahnya aja, ya titik-titik itu disambungin.

Setiap kertas mewarnai diisi nama dan tanggal oleh gurunya. Sepertinya untuk mengecek “perkembangan” kemampuan mewarnai peserta didiknya.

Danisy mewarnai

Danisy mewarnai

Itu titik-titiknya harus disambungin. Ga terlalu rapi tapi cukup rapi untuk anak usia 2 tahun 10 bulan (buat saya). Menyenangkan menemaninya sekolah. Selain memastikan sekolah masih sejalan dengan pendidikan yang diterapkan di rumah, juga bisa memantau perkembangan Danisy di sekolah baik dari segi kemampuan mewarnai dll, juga memantau kemampuan sosialisasinya di sekolah baik dengan teman maupun gurunya.

Danisy sudah berkembang cukup pesat di sekolah. Kemampuan adaptasinya (bagi saya) bagus banget. Dia ga butuh waktu lama untuk memperhatikan sekitar. Kalau berdasar buku “Mendidik Dengan Cinta” Danisy sepertinya anak yang butuh warming up saat bersosialisasi tapi ga terlalu sulit. Hanya butuh beberapa hari saja, ga terlalu lama untuk bisa bersosialisasi dengan teman dan gurunya. Ia sudah berani bercerita, berani menjawab, bisa melakukan instruksi guru dan yang paling penting, dia bisa mandiri. Umminya nunggu di luar. Selama semua kebutuhan kelasnya terpenuhi, Danisy hampir ga pernah manggil ummi untuk menemaninya di kelas.

Anak hebat! ^_^

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s