Menggaji dan Digaji

Kalo temen-temen berpikir artikel ini akan membandingkan negatif positif menggaji dan digaji karena melihat dan membaca judulnya, mungkin tidak tepat juga. Sa ingin bercerita tentang sebuah pengalaman mengenai menggaji dan digaji.

Beberapa bulan ini alhamdulillaah diberi kesempatan oleh Allah swt untuk merasakan keduanya. Kalo dulu cuma sekadar digaji, sekarang sa bisa juga merasakan menggaji orang. Kok bisa? Udah punya perusahaan sendiri? Amin. Mudah-mudahan ya,, hehe.. Tapi belum sampai kesana sih.

Sa digaji dari perusahaan tempat sa di-hire. Sa juga dapet gaji dari perseorangan karena pekerjaan pengiriman artikel. Keduanya sama-sama memposisikan sa di posisi digaji.

Tapi ada hal menarik dari posisi-posisi tersebut di kemudian hari [baca: belakangan ini] dimana sa bisa merasakan keduanya sekaligus. Digaji lalu menggaji. Semua secara online.

Sa di-hire sebuah perusahaan IT untuk membuatkan manual alias buku panduan sistem informasi terintegrasi milik mereka. Antara ingin menerima dan ingin menolak sebenarnya  ketika ditawari. Ingin menerima karena emang butuh duit, ingin menolak karena sedang mengerjakan pekerjaan lain yang dikhawatirkan klo sa nerima proyek dari perusahaan IT tersebut. Sedangkan pekerjaan sa yang sedang dikerjakan ini bisa dibilang “kerja tetap” untuk “penghasilan bulanan”. Semua kerjaan online.

Di tengah dilema, Allah mengilhamkan sebuah cara unik. Proyek dari perusahaan tersebut diterima, tapi pekerjaannya diserahkan ke temen-temen yang memang sedang membutuhkan tapi kompeten dan bersedia tentunya. Meski ada kesalahan perhitungan sehingga sa ga dapet fee gede dari proyek ini. Tapi gapapa, jadi pelajaran.

Jadi dengan solusi seperti itu, sa masih tetep bisa fokus ngirim artikel dan proyek dari perusahaan diterima. Hasil kerja temen-temen dalam manual memang perlu direview dan perlu beberapa pengaturan keseragaman, tapi hal ini yang justru menjadi menyenangkan.

Hari ini fee dari perusahaan tersebut telah masuk ke akun BCA sa. Saatnya gajian, teman-teman. Transfer gaji deh ke temen-temen yang ngerjain manual. Ada dua orang yang membantu dalam proyek ini, yang satu fee-nya udah ditransfer, yang satu diserahin tunai karena tak ada akun bank. InsyaAllah besok malem ke kampus buat nyerahin fee-nya.

Hmm.. digaji itu menyenangkan dan membahagiakan. Pun dengan menggaji. Puas rasanya.

Semoga di lain kesempatan bisa dapet proyek-proyek yang memungkinkan sa dapet uang plus menggaji orang. Amin. [Otw menjemput kesempatan-kesempatan itu..]

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s