Menulis Kembali

Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak menulis kecuali dibuat-buat saja. Toh menulis sebenarnya adalah kegiatan sehari-hari dan ga pernah lepas dari kehidupan sa, meskipun memang beberapa berbeda konteks tapi tetap saja satu kegiatan: menulis.

Banyak komunitas menulis. Tapi komunitas yang paling sa suka adalah komunitas yang bukan mengajarkan teori melainkan praktek. Tidak menggurui tapi membebaskan anggotanya dengan tetap bertanggung jawab.

Menulis adalah hal menyenangkan yang tak perlu diajarkan.

Menulis adalah hal mengasyikkan yang ga perlu aturan.

Jangan mempersulit menulis. Jika ingin menulis, tulis saja. Tak usah berkeluh kesah tak bisa. Pernah menulis surat cinta? Atau sekadar curhat di buku diary? Itu juga menulis. Lebih enak menulis itu bebas.

Jika harus formal sedikit, ya edit saja. Nanti, setelah tulisannya selesai. Jangan kira saya tidak mengalami dan cuma omong kosong. Saya mengalami. Belajar dari dua komunitas menulis aktif, Komunitas Pa EWA dan kemudian.com. Komunitas yang langsung praktek dan tidak mengajarkan melainkan langsung ke inti persoalan, menulis.

So, buat temen-temen yang pengen jadi penulis ga usah ribet-ribet mikirin peraturan. Latih aja dulu, soal peraturan bisa nanti lagi. Kalau sudah mahir, peraturan bisa ngikutin. Betul tidak?

Iklan

2 thoughts on “Menulis Kembali

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s