Nasihat Cinta

Wah, beneran nih pekan ini bahasannya cinta ya. Hehe. Sy perhatiin hampir bahasan di FB sekalipun adalah tentang yang satu itu. Kenapa ya? Lagi musim ujan, gituh? Hehe..

Hari ini ga seperti biasanya untuk login ke wp sa login via wp-nya ga langsung via url epugi. Nah disana kan ada tag-tag yang ada di wp, salah satunya “Inspiration”. Sa coba buka deh itu tag dan tau ga!? Ada satu tulisan menarik judulnya “Difference between ‘Someone u love” n “Someone u like” [maaf tulisannya disingkat]. Kenapa menarik? Karena sehari sebelumnya sa dapet nasihat dari Aa tentang yang satu itu. Dan kenapa pula menarik padahal sudah dibahas? Karena perspektif Aa adalah perspektif muslim sejati menghadapi cinta, sedangkan tulisan ini adalah tulisan orang luar. Let’s see, is it same or not?

First of all, as I write d title. Ini adalah sebuah nasihat cinta yang indah untuk siapapun yang ingin mengenali cinta. Meski cinta hanya terdefinisi oleh cinta itu sendiri, dan ia hanya akan dipahami oleh jiwa pecinta ketika tak terucap.. namun nasihat ini patut diketahui bagi kalian yang ingin merasakan esensi cinta sesungguhnya. Beberapa sa tulis di tulisan sebelumnya. Anggaplah ini sambungan tulisannnya.

Duh, malu sebenernya nulis ini the. But it’s ok. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.

Ini adalah tentang menyelami samudera rasa. Berjuta puisi terlontar ke semesta raya hanya untuk menggambarkan satu rasa. Selami samudera rasa dan dapatkan makna mendalam tentang rasa di hatimu.
Selami samudera rasamu dan pahamilah ia meski engkau terengah karena kehabisan nafas di dalamnya. Selamilah keraguan yang melanda, pahami kenapa ia ada. Selamilah kejelasan rasa hingga kepastian kau dapatkan.

Ketika keraguan rasa terus menerpa, berilah dirimu waktu untuk berbicara dengan hatimu yang terdalam. Ia tak pernah berdusta tentang apapun bahkan kebencian sekalipun. Mungkin sempat membenci diri karena rasa atau membenci rasa karena pernah tersakiti. Tapi itu bukan alasan untuk dirimu membiarkan rasa itu mati selamanya dan tak pernah disiram kembali. Bukan alasan untukmu tidak memberi diri dan hatimu kesempatan.

Karena cinta bisa dipahami oleh cinta itu sendiri.. ia terdefinisi hanya oleh cinta itu sendiri.. maka tatanan tertinggi cinta adalah ketika ia mencapai ‘arsy-Nya Yang Mulia..

Pelajaran besar tentang cinta adalah kejujuran, kedewasaan, rasa untuk member dan tidak menuntut. Itulah yang harus kau temukan pada kekasih kita. Pada calon suami/istri kita. Selamilah rasa. Ajak perasaannya untuk jujur. Ukur kedalamannya. Dan beranilah mengambil keputusan. Allah tidak pernah memberikan pelajaran yang sia-sia untuk kita..

Selamat menyelami kedalaman rasa dan kejujuran jiwa..

To be continued to a post about difference I talking above.

One thought on “Nasihat Cinta

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s