Akhirnya Blogging Lagi

Setelah sekian lama koneksi ga bisa diajak kerjasama untuk blogging n browsing, alhamdulillah akhirnya hari ini bisa lagi. Menyenangkan bisa blogging lagi. Pekan ini lagi mellow.. ga tau kenapa bahasannya cinta mulu yang berakhir dengan satu kata yang tak usah lah kuucap pasti kalian tlah paham :mrgreen:

Eh, karena kumargi kusabab bikos ane ga  bisa blogging n other activities based on browsing jadi weh curhat [beuh curhat] di lokal pake word [karena ga punya mentahan WP jadi ga bisa blogging offline deh]. Tau ga? Aku teh saking mellow nya bikin banyak tulisan tentang cinta. Gila ya. Yang aneh tuh kemaren asli dilanda kehidupan yang aneh terkait satu bahasan itu. Wah pokoknya seru. Kangen kalian temen-temen blogger. Dah lama tak berkunjung ke “rumah” kalian dan  berbincang meski sekejap saja. Tak apa lah. Moga lain kali bisa. Eh eh.. mau tau tulisan aku ga? Hoho..

Dari sebuah kejadian yang merubah paradigma sa tentang menyatakan cinta. Mmm.. jujur dari dulu sa lebih berpendapat jika seandainya kita mencintai seseorang sedangkan kita dalam keadaan yang tak memungkinkan untuk mencintanya alias cinta terlarang gituh mending jangan pernah tau perasaan dia dan jangan biarkan rasa itu tumbuh dalam diri kita dan jangan sampe juga dia tau perasaan kita ke dia.. bisa bahaya. Tapi kemaren beda dong.. Kemaren justru belajar dari seseorang ketika terlanjur kata itu terucap dan kita terlanjur tau. Sakit dong pastinya. Iya lah karena masing-masing tau ga bisa memiliki orang yang dicinta meski kalian saling mencinta. Ini nih tulisannya..

Jujurlah pada perasaanmu. Jujurlah pada orang yang engkau miliki rasa padanya. Jika itu adalah cinta. Dan jika itu adalah terlarang maka kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mencari solusi bersama. Jika rasa itu tak mungkin bersama, maka pahamilah bahwa cinta terkadang diuji. Terkadang cinta hanya sejenak saja mampir dalam kehidupan kita untuk menguji kedewasaan.

Belajarlah memberikan akal pada rasa. Dan belajarlah memberikan rasa pada akal. Hingga keduanya dapat berjalan beriringan dan saling memahami. Menghindarkan hal yang dapat mematikan salah satu, akal atau hati.

Bukanlah hal yang mudah untuk itu. Butuh proses yang lama. Butuh keberanian dan kekuatan. Tapi pahamilah esensi cinta sesungguhnya. Ia hadir untuk membahagiakan manusia. Dengannya manusia hidup dengan penuh warna. Jikalau ada rasa perih yang dirasa, yakinlah hal itu sementara saja. Tuhan di atas sana telah menyiapkan diri ini untuk cinta yang sesungguhnya, cinta yang membawa kebahagiaan.

Bisa saja seorang remaja melihat cinta dengan lebih dewasa. Bukan tak mungkin kita belajar dari anak muda itu dalam memahami cinta. Terkadang cinta yang mereka pahami begitu sederhana sehingga membuat kita tercenung sejenak tentang apa yang mereka ceritakan tentang cinta.

Perlu cukup waktu untuk lebih dewasa menyikapi rasa. Terkadang akal dikesampingkan hanya untuk mendapatkan cinta. Tidak salah. Tapi ingat, keduanya membuat kita hidup. Timbanglah hati dengan akal dan timbanglah akal dengan hati. Agar keputusan kita senantiasa membuat kita merasa bahagia seperih apapun.

Hoho.. aku kaget pas baca tulisan itu dong. Gimana ngga.. ternyata statement nya teh ya bagus pisan. Hehehe.. [Mulai narsis deh..] udah ah.. udah panjang banget. Yang pasti aku belajar banyak hal tentang cinta pekan ini..

8 thoughts on “Akhirnya Blogging Lagi

    • Tergantung perspektif yang mau dipake apa. Bunda kita, Siti Khadijah kan yang melamar Rasulullah. Selama itu untuk kebaikan, apalagi jika lelakinya pemalu.
      Tapi klo untuk nembak.. mm.. gini gini.. berharap sih pendam aja dulu cinta sampe kita mantap untuk menikah 🙂
      [susah uy jelasinnya]

      Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s