Reach The Top of Peak

Sepertinya memang harus menyusun kembali agenda.. masalahnya adalah kelabakan antara kuliah dan kerja plus beberapa agenda di luar itu.

Kata Kang Davis sih, itu karena sa punya sesuatu yang ingin dicapai tapi belum kesampean. Mungkin bener. Dan itu juga yang jadi jawaban atas penyusunan kembali agenda untuk mencapai Top of The Peak.

Hmm.. mumpung momennya bagus, rumah baru, semangat baru, suasana baru dan tentu sebuah episode kehidupan baru.

Capaian, targetan, mimpi dan cita, asa, agenda semua harus disusun ulang. Rapi dan tak tercecer seperti saat ini. Pembukuan keuangan pribadi termasuk di dalamnya keuangan perusahaan [naon deuih.. maksudnya keuangan usaha-usaha sa] juga harus diperbaiki untuk sebuah kehidupan yang lebih baik.

Tak lupa yang tak kalah penting adalah perbaikan amalan. Dalam riwayat Ahmad dikatakan, “Seorang yang kurang amalannya, maka Allah akan menimpakan kepadanya kesedihan dan kegelisahan”

Bukankah Rasulullah sendiri mengajarkan muhasabah diri dan merenung. Hmm.. speechless.

Ya Allah.. bantu sa untuk keluar dari lingkaran kebodohan diri. Bantu sa untuk menjadi sosok yang lebih baik. Semoga langkah yang tertatih bahkan terseok ini masih bisa teguh di jalanMu.. beri kami kekuatan dan anugerahkan kepada kami keteguhan..

Bismillah.. menyongsong sebuah kehidupan baru.. memaknainya dengan lebih baik. [Sepertinya langkah Aa yang hengkang dari FB akan sa ikuti.. meski sa ga hengkang 100% tapi sepertinya perlahan tapi pasti hingga sa siap dengan semuanya]. Mohon doanya ya temen-temen.. 🙂

Kembali ke dunia nyata..

3 thoughts on “Reach The Top of Peak

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s