Alhamdulillah..

Subhanallah.. hai ini banyak banget kebahagiaan. Alhamdulillahirabbil ‘alamin..

Allah, terima kasih untuk hari ini, hari lalu dan yang akan datang.

Ketika terlibat pembicaraan singkat dengan teteh ketika sa ke rumah beliau sore tadi sepulang mengantar Iyam, sa banyak merenung juga. Iya ya, sa dapet banyak sekali kebahagiaan di bulan ni.

Hari ini bisa dibilang sa seru-seruan sama Iyam. Jam 8-zhuhur ada Family Gathering Karim Salman ITB [aneh juga, namanya family gathering, tapi kok ga pada bawa keluarga ya? hoho. becanda]. Ketemu temen-temen baru
Duh, feel guilty sebenernya sama Pustena, unit yang sa ikuti di Salman. Sejak kuliah sa udah ga bisa sama sekali berkontribusi secara aktif. Maaf banget. But nice to have the experience.
Jam 7 lebih otw ke rumah Iyam, jemput dia di rumahnya. 7.59 nyampe Salman. Ga langsug ke lapangan rumput tapi mampir ke kantin dulu, isi perut. hehe..

8.30 lebih, baru ke lapang rumput setelah sebelumnya bingung nyari-nyari. Ngisi presensi kemudian langsung pamit utk berkeliling nyari kado untuk acara tukar kado antar-unit yang ternyata ga ada acara itu. Hujan-hujanan. Tapi seru.

Bada zhuhr usai shalat Zhuhr, sa sama Iyam langsung cabs, Iyam ke book fair, sa ke kantor. Akhirnya tau juga Surapati Core, ternyata sering lewat. So, har ini resmi akan menghuni Surapati Core F8. Hehehe.. Insya Allah..

Pulang dari kantor, jemput Iyam ke bookfair sekaligus memenuhi janji ke kang Dedy untuk silmi ke sana. sa kan berpartner dengan GIP untuk jual buku gituh. Mau mencoba k penerbit lain juga klo disini sudah sa anggap sukses. hehe.. Di bookfair ketemu Pa Riki Tera dan keluarga. Ih, punya bayi usia 3 bulan. Lucunya..

Sa sama Iyam makan tahu gejrot..mm kangen makanan zaman kita masih kecul.

Btw nganterin Iyam ampe rumah, pulangnya mampir ke rumah teteh.. dapet 2 buah boneka sebagai hadiah tepang taun dan cerita beberapa hal hingga sa merenungkan juga ap yang dikatakan Teteh.. ya seperti yang Aa bilang, “Tinggal banyak bersyukurnya, de.”..hihi..itu yang agak sulit sepertinya, tapi tetep diusahakan 🙂

Ah, kenapa jadi cerita ya? Pokoknya hari ini dapet banyak kebahagiaan, alhamdulillah. Di tengah kebahagiaan itu, pas online..adk mentor sa cerita soal keluarganya yang alhamdulillah sudah lebih baik. Alhamdulillah. Tak ada kata lain yang dapat menggambarkan kecuali satu kata itu. Itupun rasanya masih belum cukup untuk berterima kasih kepada Allah..

Banyak nikmat Allah yang kita sia-siakan. Astaghfirullah.. Semoga semakin dikuatkan untuk senantiasa bersyukur dan bersabar.

Iklan

4 thoughts on “Alhamdulillah..

    • parah kumaha? Emang lu mah manja mun keur jeung saya. Matakan sok kadang siga kabogoh oge. haha.. amit-amit ih. atau pelampiasan kaga ada yg ngejemput ya? heu.. [duh jadi kapikiran si empoh, Yam.. antara bahagia tp si diriku rada peurih mengingat nasib kita.. haha.. didramatisir]
      Bener Yam, mumpung ada waktu dan kesempatan bisi engke mah hese. Soalna kita teh emang hese utk bisa berbagi kayak kemaren. Thnx, my lovelly diamond 🙂

      Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s