Saatnya Allah Mengisi

Sabtu kemaren ketika rapat H-1 ada hal tak terduga yang sebenarnya bisa dimaklumi, tapi yang bersangkutan harusnya memaklumi kalo kami ga bisa ngasih itu. Tapi sudahlah. Terlepas dari itu semua, ternyata justru dari sanalah kami belajar sesuatu.

Karena pengeluaran tak terduga itulah, akhirnya Aa bertindak dan memberikan sebuah statement, “Gapapa Teh. Pake ini aja. Bagi saya, ketika uang saya habis maka itu saatnya Allah mengisi kembali.”

Subhanallah. Statement yang bener-bener membuat sa secara pribadi bener-bener salut. Allah membuat hambaNya sedemikian bijak.

Statement itu ternyata terbukti. Ahad kemarin selepas Munas, ada rapat kecil dengan seseorang dari sebuah media. Memberikan beberapa berita yang subhanallah bener-bener tak terduga. Akhirnya Aa berkata, “Bener ya. Ketika uang kita habis, maka itulah saatnya Allah mengisi kembali. Uang kita meski sebenernya ga habis, tapi saat itulah Allah mengisi kembali kan!?”

Wah..subhanallah. Banyak sekali hal bijak yang sa dapet beberapa hari ini. Allah, bukakanlah hati kami untuk menerima pelajaran dari-Mu. Sa jadi pengen menuliskan sms dari Aa,

Ya Allah..anugerahilah aku ketenangan untuk menerima hal-hal yang tidak dapat kuubah, keberanian untuk mengubah hal yang dapat kuubah dan kebijakan untuk mengetahui perbedaannya..

Wallahu a’lam.

One thought on “Saatnya Allah Mengisi

  1. iya de, subhanallah..beruntung kita mendapatkan saudara yg luar biasa, yg mudah2an selalu di bimbing Allah baik lisan maupun perbuatannya. semoga Allah melimpahkan ke ade jg hal itu. amiin.

    =====
    Iya. Amin. Waiyyaki, Teh.

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s