Bali

Bali alias Banyak Libur. Sa dapet istilah itu dari sini. Ga sepenuhnya bener sih kalo sa bilang  butuh Bali, tapi yang paling sa butuhkan saat ini adalah refreshing, bercengkrama dengan alam, tidak hanya liburan.

Keinginan yang masih belum kesampean adalah jadi backpacker dan berpetualang keliling Bandung, dan/atau ke tempat-tempat baru yang belum pernah sa kunjungi.

Namun, ahad satu-satunya hari sa bisa libur, malah jadi hari yang sama sibuknya dengan hari-hari biasa. Fiuh. Kapan liburannya? Sa butuh menyegarkan hati dan pikiran. Menyendiri di tengah keramaian bisa aja, tapi sa butuh menyendiri di tengah keramaian alam, bukan kebisingan kota seperti Bandung ini. Ya, mau gimana lagi, sa tinggal, bekerja dan berkegiatan termasuk kuliah semuanya di daerah yang notabene adalah tempat-tempat yang ramai. Kopo, Peta, Dago, Antapani..semuanya selalu berseliweran kendaraan.

Padahal yang sa butuh hanyalah berbaring di atas rerumputan segar, menghirup dinginnya udara, melihat hijaunya dedaunan, merasakan sejuknya alam sekitar. Itu saja. Sehari saja cukup, takkan ku meminta lebih.

Tapi banyak amanah yang harus sa selesaikan. Sekarang saja mumet malah jadi terbengkalai amanah. Dulu-dulu aja, amanah juga masih belum ter-manage dengan baik. Hhh..butuh bernafas lega..

6 thoughts on “Bali

  1. welehweleh™… sama nih kek aku, sa. butuh bali. jakarta makin sumpek dan panas aja, nih. yuk, ke bali bareng2. hwehe…

    (^_^)v

    jah, backpacker kok cuma keliling bandung? ga asik.

    =====
    Hehehe..backpacker pengennya keliling dunia Rijs.

    Suka

  2. Bali”Banyak Libur”..
    Besok Dah Libur sa, Tp Liburannya K Mana ya…Secara d Bandung ni dah gak Ada Lg Tempat2 yg Suejuk,,,ada juga Pengalengan Wihhhh “Cool”.

    Liburan paling juga D Habiskan dg nyuciiii, Nyetrikaa,, shooping,,,

    Ayooo, Liburan…Liburan…

    =====
    Wah, besok yang libur kerja, bukan kuliah. Kuliah dari jam 7 sampe jam setengah 5..hiks

    Suka

  3. Hal yang sama kepikiran tadi pagi ketika saya berangkat kerja. Pengen duduk sendiri di sebuah saung kecil di tengah hutan seperti yang ada di antara Dago Pakar – Maribaya, yang pohonnya rimbun, teduh, sepoi-sepoi angin menyentuh,.aahh,…sepertinya damai sekali membayangkannya.

    Sekarang, hal seperti itu jarang sekali bisa dirasakan lagi, walaupun sebetulnya kalau diniatkan dan dipaksakan lagi sih bisa..hehe…

    Ayo de,..tarik nafas,..pejamkan mata,..bayangkan lagi berada di padang rumput itu,…

    =====
    Hehhe..disuruh pejamkan mata yang ada malah tidur..heuheu

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s