Kemudian

Mmm, kalo semangat buat nulis, jawaban sa pasti Pak Ersis. Kalo untuk mengasah menulis, jawaban sa adalah kemudian. Blog memang efektif, tapi yang mengomentari baik manis ataupun pedas, semua sa suka ya di kemudian ini. Disini orang bisa ngritik tulisan kita sepedas apapun atau berkomentar semanis apapun. Justru dari merekalah sa belajar memperbaiki kualitas tulisan sa.

Di kemudian ini sa bisa nulis, meski maksimal 2 tulisan cerita per 24 jam dan [mungkin] 2 puisi per 24 jam, tapi sa senang karena karya kita benar-benar di review dan diapresiasi [meski sa masih jarang dapet komen :mrgreen: ] Tapi dari sanalah sa belajar banyak. Hanya saja berbeda dengan blog lain yang apabila ditekan tombol enter berarti paragraf baru, disini tidak, disini jadi baris baru (kalo di coding mah, <br>). Jadi rada ga kekontrol si tulisan teh. Btw, ga akan bisa copy-paste deh dari sini, meski tetap bisa klik kanan. Tapi sa udah nemu caranya biar tulisan sa bisa dipajang di tulisan lain. Mau tahu? Liat aja source nya. Selebihnya, otak-atik aja sendiri. Bukan apa-apa, sebenarnya bagus, tapi kalo ide tulisan udah kita tulis, nah ini yang ga bisa diakalin ya mau ga mau harus tulis ulang deh 😥

But anyway, thank’s for all writing community that make me improved my writing skill.

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s