Untitled

Di tengah asa yang kian hampa, ku tetap berharap Ia tetap mengulurkan tanganNya dan menuntun langkahku yang tertatih.

Dalam pencarian jati diri ku tersesat dari jalan yang tengah ku tempuh
Namun secercah sinar datang menuntun kembali jiwa menggapai cinta
Kemudian terperosok ealam sebuah jebakan syetan durjana
Ada uluran tangan yang mengangkatku tuk kembali berjalan
Setelah itu langkah pincang
Ada tongkat yang menopangku
Tiba-tiba pandangan terkabur dunia
Apa yang kan kudapati juga?
Tubuh terseok arah terbelok
Lelah merasuk ke dalam jiwa
Perjalanan terasa semakin sulit
Hati hampir menyerah, langkahpun terhenti
Seseirang menarikku tuk berlari, aku jatuh dan terseret
Luka semakin bertambah terasa semakin tak kuasa
Rabb, dimana Engkau?
Saat ku butuh cahyaMu
Saat ku butuh bantuanMu tuk obati lukaku
Aku bangkit untuk mencariNya dan mengajukan interupsi
Namun kemudian aku tersadar, aku adalah aku
Dan Ia-lah yang membantuku untuk kembali bangkit
Meski sekadar mengajukan inginku padaNya
Jalan masih panjang
Meski tubuh dan jiwa tengah terluka parah
Namun, saat seseorang membantu memapah
Sedikit demi sedikit langkahpun bangkit
Lukapun terobati dengan sendirinya
Dan Ia..
Kuharap Ia tersenyum bangga padaku..

One thought on “Untitled

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s