Syndrome

Sometimes we thought that an IT cannot be a writer or the other way. But we also know that many IT people are writer, aren’t they?

Nah, sindrom menulis bukan hanya pemilik orang-orang yang belajar sastra di kampusnya, tapi milik semua orang. Seperti kata Pak EWA. Karena pada dasarnya semua orang adalah suka menulis dan suka membaca. Nah, sindrom ini hampir melanda semua teman-teman sa [teman-teman dekat]. Sindrom yang sama sa alami juga. Yah, beginilah kalo seorang yang belajar Informatika suka nulis, atau seorang yang belajar nulis suka informatika, atau seorang yang belajar nulis dan informatika atau seorang yang suka nulis dan informatika? Entah sa termasuk kelompok/kategori yang mana. Bingung. Heheh. Yang pasti hampir setiap tulisan dihubungkan dengan teori yang didapat di kampus, seperti mengenai metode ilmiah dan menulis, belum lagi banyak inspirasi dari Menulis dengan Gembira-nya Pak EWA yang bikin sa malah diaduk-aduk pikirannya karena gatel pengen nulis dan sekaligus berkomentar mengenai tulisan-tulisan dalam buku tersebut. Ya, hitung-hitung menjawab pertanyaan khas Pak EWA baik di buku maupun di blog beliau, “Bagaimana menurut Sampeyan?”. Heheheh,,

Jadi, bagaimana menurut sampeyan? [hak cipta ada pada Pak EWA :mrgreen: ]

One thought on “Syndrome

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s