Baru Kali Ini

Ehm, baru kali ini ada yang konsultasi nanya tentang TAnya bener-bener bingung. Kalo dulu ada temen YM yang nanya TA tapi setidaknya dia punya tujuan dan arahan yang jelas plus aplikasi yang pasti mau dipake dan dia mau kerja keras nyari di Om Google. Kalo yang satu ini, disuruh nyari di Om Google, nanya keyword. Sa kasih contoh keyword, protes karena keyword nya bahasa Inggris. Lah, apalagi TAnya pengen bikin game, ya mau ga mau tutorial yang bagus-bagusnya pake bahasa Inggris, kalo ga ngerti kan ada kamus. Tutorial bahasa Indonesia juga ada sih kayaknya, cuma kan kurang menunjang sepertinya. Belum lagi sa emang ga [atau belum] ahli di bidang game. Bukan ga mau bantu, tapi sa ga mau dia keenakan. Minta aja mulu kerjaannya, ya minta tutorial lah, ya minta aplikasinya lah. Sa ga mau ngasih karena pengen dia kerja keras. Udah mah emang sa juga ga punya. Blender ada sih, di temen-temen Oxy, tapi kan mereka belum pada dateng dan karena Blender tuh Open source setahu sa, bisa dicari meureun. Tutorial blender Oxy berupa buku, itupun klo sa ga salah dalam bahasa Inggris. Kalo gituh, gimana belajarnya dong? Sebagai anak IF harusnya bisa bahasa inggris, minimal pasif. Sa juga dulu dididik gituh, bahkan kemaren-kemaren sama kakak sendiri, padahal kami sekelas di kampus. Dan justru sa menikmati karena itu hasil kerja keras sa [dengan izin ALLAH pastinya]. Belum lagi dia selalu nuduh sa marah. Aduh, padahal ngga. Itu mah memang bahasa formal karena ga mungkin campur sunda kan klo ngobrol sama orang luar pulau. heuheu. Punten ya.

3 thoughts on “Baru Kali Ini

  1. untuk bahasa inggris, itu memang sudah wajib bisa. lagian, buku blender yang di oxy itu bukan punya oxy, sa. itu mah punya pak rio pribadi. lagian, tutorialnya udah ketinggalan jaman. makanya, perlunya belajar di internet ya begitu, up to date. kalau mau yang bagus, biasanya pakai bahasa inggris. emang bener, kalau yang terbitan bahasa indonesia kadang suka ga pas sama kebutuhan.

    mm .. mungkin yang nanya itu benar-benar bingung kali sa? mungkin maunya diskusi untuk dapat ide. cuma, esa memang harus buat batasan untuk seberapa jauh memberikan bantuan dan bentuk bantuan yang bisa esa kasih ke teman esa. tugas akhir kapasitasnya adalah pekerjaan pribadi, jika memang butuh bantuan, setidaknya bukanlah pekerjaan yang esensial. misal, untuk game yang kompleks, jika latar belakang pendidikannya adalah teknik, bisa kok minta bantuan 3d artist untuk pemodelan obyek 3dnya tapi untuk pembuatan engine gamenya harus buat sendiri.
    gitu, sa.

    btw, sabar aja jangan putus silaturahim sama temen esa. ya, sa?

    =====
    siap Teh!

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s