Bersyukurlah Jika Sibuk

bersyukurlah jika kalian dalam keadaan sibuk, karena hal itu berarti kalian diselamatkan ALLAH dari hal yang sia-sia

Itulah status message sa beberapa waktu lalu. Mmm..ada yang mendasari status message itu. Ketika sa pikirkan lagi beberapa kata temen-temen yang sibuk, “Enak ih, nyantei”. Tanpa mereka sadari itu sebenarnya sindiran. Tidak dalam konteks ketika mereka mengatakan itu *karena kata-kata itu hanya sering sa dengar, bukan pada saat memajang status itu*. Banyak orang yang mengeluhkan kesibukan mereka, termasuk sa pribadi. Tapi tanpa disadari, sesungguhnya kesibukan itu adalah anugerah. Bagaimana tidak. Coba deh renungkan. Sa juga mendapatkan ini setelah perenungan yang panjang mengenai kesibukan.

Ketika kita sibuk, ide mengalir dengan derasnya. Pikiran terus dibuat aktif dan tentunya ia terus-terusan “digerakkan” untuk mengerjakan kesibukan kita itu. Lelah mungkin saja mendera, tapi justru disanalah pahalanya. Kesibukan membuat kita lupa untuk memikirkan keburukan orang lain, membicarakan hal yang sia-sia, melakukan perbuatan tak berguna dan hal lain yang tak seharusnya kita lakukan.

Juga karena kesibukan adalah sunnatullaah yang baik bagi kita. Karena ALLAH pun selalu sibuk setiap saat. Karena Rasulullaah dan para sahabat pun selalu sibuk. Memikirkan dakwah dan negara. Berbuat untuk akhirat dan berusaha untuk dunia.

يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ

“Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan” (QS. Ar-Rahman [55]: 29)

Kesibukan ALLAH dalam keadaan menciptakan, menghidupkan, mematikan, memelihara, memberi rezki dan lain lain. Itulah ALLAH.

Kitapun yang ditiupkan sifat-sifat ALLAH hendaknya seperti itu, senantiasa dalam kesibukan, menciptakan karya, menghidupkan hati, mematikan kemaksiatan, memelihara diri, keluarga dan alam, memberi rezeki (menjadi perantara rezeki), dan lain-lain.

Ketika kita diberi waktu luang, itulah yang dikatakan rasul dengan muslim banyak yang terjebak diantaranya. Capek malah jika kita tengah dalam keadaan tidak sibuk. Capek yang ga perlu.

So, bersyukurlah jika Anda dalam keadaan sibuk.

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s