Cinta

Hmm..bahasan yang satu ini kayanya udah biasa banget ya. Lah, terus sa mo nulis apa dong tentang cinta? Sejujurnya sa cuma mau nulis bahwa cinta itu sesuatu yang aneh ya. Sa lagi bingung. Membedakan cinta dan suka. Bingung juga membedakan cinta sesaat sama bener-bener cinta. Bedanya cinta sama sayang apa?

Ah, tau ah. Yang pasti dari pengalaman hidup banyak orang di sekitar sa, yang namanya cinta itu emang perlu tapi harus tetap dalam koridor syari’at. Kemaren malem baca kado perkawinan, buku yang sa pinjem dari Aa hampir setahun yang lalu klo ga salah. Bahasan yang sangat bagus. Benar kata Aa, buku itu bagus. Afwan sa lupa pengarangnya, pokoknya ada al-istanbuli belakangnya, penerbitnya pustaka Azzam.

Awalnya buku itu sa baca buat persiapan sa, tapi setelah dipikir-pikir..bagus juga buat dikenalin ke mamah. Kenapa? Biar pemahaman kita mengenai pernikahan itu meski ga sama setidaknya mendekati sama. Jujur, sa ngelakuin PDKT ke mamah untuk memahamkan mengenai pemahaman sa tentang pernikahan itu dari SMA, sejak 3 SMA sih yang bener-bener gencar mah. Maklum, sa anak pertama. Kadang setiap kali ada pernikahan sodara, mamah ngajak diskusi juga mengenai pernikahan. Dulu sih nganggap sebagai ilmu biar tahu aja, tapi sekarang, sa bersyukur mamah sering ngajak diskusi tentang itu. Pasalnya, ketika sa ngajak diskusi mamah tentang itu, mamah ga langsung men-judge atau langsung menduga-duga bahkan antipati karena menganggap sa masih kecil untuk urusan itu.

Satu per satu, dengan pertolongan ALLAH setiap syari’at yang sa udah tahu dimasukkan ke dalam pemahaman orang tua. Mengenai banyak hal, apakah itu mengenai tata cara ta’aruf, khithbah, akad, dsb. Dulu, kalo sa bilang seperti itu, selembut apapun pasti dibantah. Tapi lalu dengan izin ALLAH, mamah sama bapa dapet ilmu dari orang-orang yang memang mereka percaya sama kapasitas ilmunya. Alhamdulillah, pemahaman orang-orang yang dipercaya sama orang tua ga jauh beda sama pemahaman sa. Pas kemaren pengen kalo nikah dipisah, tanpa sa sengaja sa minta bapak nganter ke walimahnya K’Suhud, penyiar MQFM Bandung. Dan walimahnya terpisah. Subhanallaah, ada aja cara ALLAH memberitahukan kebenaran. Dan masih banyak lagi.

Back to bahasa tentang cinta..kadang cinta itu bikin kita bener-bener lemah kalo ga dijaga dan diarahkan sebaik mungkin. Cinta, bisa jadi hal yang benar bisa jadi hal yang salah juga. Yang pasti cinta memiliki kekuatan yang dahsyat untuk orang yang terkena virusnya. Soal efek, dikembalikan pada pribadinya, bisa menguatkan untuk kebaikan, bahkan bisa malah melemahkan. Silahkan pilih.

Cinta juga bisa membuat seseorang menjadi semakin dekat dengan ALLAH, bisa juga sebaliknya.

Maka ketika cinta mengarahkan kita pada kebaikan, saat itulah kita telah dianugerahi oleh ALLAH berupa kekuatan dahsyat untuk mencapaiNya..

wallaahu a’lam bishshawwab.

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s