Helmku Sayang

Heheh..akhirnya hal yang paling sa khawatirkan kemaren terjadi juga. Helm pertamaku tak terselamatkan. Ia terpental jatuh tanpa sa sadari. Ia membujur kaku, hancur di tengah jalan *lupa uy nama jalannya, nu pasti mah mau ke perempatan martanegara*.

Hiks..merasa kehilangan. Ia menemaniku sejak pertama kali sa belajar mengendarai Fit S hijauku.

Jadi, karena kemaren tuh mau tes SIM, sa minjem helm kakak sepupu sa. Syarat helm kan harus menutupi seluruh bagian kepala, sedangkan helm sa yang kini terbaring kaku di kamar itu kan helm batok, alias helm yang cuma atasnya aja. Karena helm kakak sepupu sa itu talinya ga bener, jadi sa khawatir klo disimpen di belakang bakal jatoh. Akhirnya helm sa yang disimpen di belakang. Dan karena talinya udah ga utuh, jadi yang bisa dimasukin ke motor cuma satu tali..dan ternyata ia tak terlalu kuat menahan diri, sehingga ia terjatuh di tengah jalan menuju perjalanan pulang ke rumah.

Helmku tak terselamatkan. Menangislah aku melihatnya terbaring kaku di tengah jalan itu.

Sa ga sempet memungut semua bagian tubuhnya..hanya yang tersisa dan terdekat saja yang bisa sa ambil. Hiks.. 😥

Semoga engkau tenang dan mau memaafkan sa. Sa sangat menyesal dengan kejadian itu. Kamu tau kan sa sayang banget sama kamu. Semoga sa cepat dapet gantimu yang lebih baik. Sa ga akan membuang kamu. Akan sa simpen baik-baik jasadmu dan pecahan tubuhmu.

3 thoughts on “Helmku Sayang

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s