Tidak Merokok Karena ALLAH

Sebenernya tulisan ini terinspirasi dari status seorang teman, “ada yang punya ebook “tidak merokok karena ALLAH” nggak?

Sejauh ini kalo untuk kalangan di sekitar rumah kayanya tulisan ini ga bisa nyentuh mereka. Secara mereka kan gol menengah ke bawah yang pendekatannya berbeda. Tapi khusus untuk temen-temen yang memang ingin berhenti merokok hanya karena ALLAH *which is it mean that u r a religious person*. tolong deh renungkan hal ini. Ya sempet baca tulisan beberapa temen blogger mengenai hal ini, juga sempat berbincang dengan teman-teman yang sebagian besar programmer yang sa ajak ngobrol itu, ada jawaban bermacam-macam dan beberapa unik.

Taroh lah jawaban xxx, “Sy ini penggemar berat Yusuf Qaradhawi, kalo beliau sudah memfatwakan haram di bukunya, saya akan berhenti.” 😆 nyengir dan tentu sempat ada taushiyah tentang itu tapi ya akhirnya dia yang milih.

Ada lagi, “Klo yang namanya programmer, dah bingung enaknya gini sa.” Yah, ini lagi. Buktinya ada manajer n programmer senoir yang ga merokok, dia enjoy tuh. Tapi emang ga bisa lepas dari kopi.

Trus ada lagi “Ya, susah sa. Harus ada yang bantu.” eh, pas mau dibantu susah juga karena terus nyari alasan dan pembenaran. Ya bakal susah klo gituh.

Oke then. Yang namanya seorang muslim ketika akan berbuat tentu ia melihat apakah itu sesuai dengan syari’at atau ngga. Nah, kalo yang udah terlanjur berbuat ya tinggal ia berbuat hal lain yang mengundang keridhaan ALLAH. Berhenti merokok karena ALLAH. Emang bisa? Bisa. Manusia pada dasarnya asal ada motivasi yang kuat maka ia bisa berbuat apapun. Jika Anda ingin berhenti merokok, azamkan, minta pertolongan ALLAH lalu ikhtiar, lalu minta lagi pertolongan ALLAH.

Jika Anda butuh landasan *landasan ini sifatnya umum, cuma memang sa pakai untuk konteks merokok disini*, silahkan buka al-Quran dan baca, renungi dan hayati.

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

229: Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina, riba *termasuk di dalamnya merokok*. Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”An-Nuur: 21

“Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar[518].” Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).” Al-An’am: 151

“Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.”” al-a’raf:33

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” An-Nahl: 90

Jadi, kalo sa melihat ayat-ayat di atas.. Merokok sebagaimana yang dikatakan di ayat yang sa kutip pertama kali, perbuatan keji adalah perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Udah mah menzhalimi diri sendiri aja ga boleh apalagi menganiaya orang lain. Semua pasti udah tau kok bahayanya merokok. Iya ngga?! Banyak kan dibahas. Nah, jika masih ada yang mengatakan rokok itu boleh *tanpa mengurangi rasa hormat terhadap yang meyakini demikian* sa sendiri bingung. Dari segi mana boleh nya. Toh riset sendiri sudah membuktikan. Memang beberapa hal yang tidak boleh jadi boleh jika ada rukhshah, tapi itu sekadarnya saja kan, ga sampe terus menerus?! Saya hanya mencoba berbagi pemikiran saja mengenai merokok itu. Ingat, Anda secara tidak langsung juga telah menjadi perusak. Mana ada seorang hamba disebut khalifah tapi sekaligus berpredikat perusak (mufsidiin). Toh, salah satu penyebab rusaknya alam, rusaknya lapisan ozon adalah asap rokok? Yuk, berhenti mulai sekarang. Sedikit demi sedikit aja. Toh ada yang bisa kok berhenti. Jadi ga ada alasan sulit. Jika Anda bilang sulit, ya pasti akan sulit.

Untuk situs bantuan yang berisi info lengkap mengenai cara berhenti merokok dan sebagainya..klik aja stopmerokok.com.

Dan coba hayati ayat-ayat di atas ditambah ayat berikut sebagai penutup.

Dan tidaklah Kami menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” Az-Zukhruf: 56

Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. Al-A’raf: 23

“Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul.” (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?

dan kamu telah berdiam di tempat-tempat kediaman orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan.” ” Ibrahim: 44-45

Ayat terakhir ini adalah peringatan bagi kita semua, bukan hanya bagi para perokok. Maka mulailah mengurangi rokok. Bersama kita pasti bisa *kaya slogan kampanye siapa gituh.. 😆 *

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s