Memuliakan Teman

Lagi-lagi dari dakwatuna..tentang memuliakan teman. Kalo sa ga salah sih poin-poin itu adalah hak sesama muslim. Which is it can be mean memuliakan teman atau saudara kita. Yang pasti poin-poin yang ditulis tersebut mengingatkan sa kembali akan arti persahabatan dan bahwa Islam benar-benar memuliakan persahabatan. Mengatur sampai segitu detailnya bahkan mengenai memperlakukan teman kita.

Antara teman, kita masing-masing memiliki hak. Dimana ketika hak adalah sesuatu yang seseorang dapatkan, maka ia di pihak lain menjadi kewajiban kita terhadap orang itu. Jadi hak dan kewajiban memang tidak dapat dipisahkan. Dimuliakan oleh teman adalah haknya, maka seketika itu pula menjadi kewajiban kita terhadapnya jika kita ini adalah temannya.

Anak memiliki hak terhadap orang tua, maka seketika itu menjadi kewajiban orang tua menunaikan hak anaknya. Dan ketika dihadapkan pada hak orang tua, maka itu adalah kewajiban kita terhadap orang tua. Jadi sebenarnya adalh zhalim, ia benar-benar zhalim ketika ia menuntut haknya tapi tidak menunaikan kewajibannya. Dan adalah lalai jika ia melaksanakan kewajibannya namun ia tidak menuntut haknya [bisa dibilang zhalim juga, karena membiarkan orang lain berbuat zhalim] dan adalah adil jika ia mampu melaksanakan kewajibannya dan mendapatkan haknya.

Wallaahu a’lam bish shawwab.

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s