Mempererat Ukhuwwah

Again diambil dari dakwatuna. Tentang kiat mempererat persahabatan. Sa pikir hal ini karena dengan kiat tersebut akan terjalin ikatan hati yang sangat teramat kuat. Bagaimana tidak. Jika ketika seseorang jauh, ia didoakan secara diam-diam ataupun ia mengetahuinya..tentu ia akan merasa dirinya diperhatikan.

Perkataan “I love you” alias mengatakan sayang kita kepada saudara kita, akan sangat berguna untuk menegaskan perasaan sayang kita terhadap sahabat kita. Bukankah Rasulullaah saw sendiri menganjurkan hal seperti itu? Jika engkau mencintai seseorang *karena ALLAH tentunya* katakanlah. Biarkan saudara kita itu tahu. Tapi memang harus berhati-hati terutama jika saudara yang dimaksud adalah lawan jenis. Hal ini akan menimbulkan fitnah jika kita tidak hati-hati.

Selalu menunjukkan wajah gembira. Dengan melakukan hal ini akan membuat sahabat kita pun turut gembira karena energi dapat berpindah atau mengalir. Dan tentu jika ia tengah memiliki beban,  beban yang tengah ia rasa pun akan berkurang.

Berjabat tangan dengan erat, melakukan interaksi fisik yang akan menularkan energi dari masing-masing semakin mengukuhkan kecintaan kita terhadapnya, hanya karena ALLAH.

Sering berkunjung. Membuat interaksi yang akan sangat berkesan. Karena berkunjung selain mempererat tali silaturahim, tapi juga orang yang dikunjungi akan merasa sangat spesial karena kita mau bersusah payah menuju kediamannya. Mengartikan betapa Anda bersedia berkorban untuknya.

Mengucap selamat ketika ia mencapai kesuksesan. Ia, sahabat kita itu akan sangat tersanjung apabila mendapat ucapan selamat dari sahabatnya, ucapan selamat dari sahabat maknanya melebihi ucapan selamat dari orang lain.

Hadiah di waktu istimewa akan membawa pesan dan kesan tersendiri. Ia akan menjadi momen dan kenangan indah bagi sahabat kita. Hal itupun akan menambah kecintaannya kepada kita, Fillaah.

Perhatian dan bantuan membuatnya tidak merasa sendirian. Bantuan dan perhatian ketika diperlukan adalah sangat bermakna dibanding hal lainnya. Hal ini pun akan menumbuhsuburkan perasaan sayang diantara sahabat. Dengan saling bantu, ia merasa bahwa sahabatnya benar-benar sahabat, yang ada tidak hanya ketika bahagia tapi juga dapat dijadikan tempat bersandar ketika duka menimpa. Tentu tidak mengambil alih posisi ALLAH sebagai sandaran satu-satunya bagi seorang muslim/

Itulah sekilas mengenai mempererat persahabatan yang bisa sa sampaikan. Mohon maaf apabila ada kekurangan.

Wallaahu a’lam bish shawwab.

Iklan

2 thoughts on “Mempererat Ukhuwwah

  1. sa, hati2 atuh buat tulisan juga. suka rancu nih kalimatnya.
    sebagai akhwat, high quality jomblo, bisa2 mengundang penasaran dan …
    hehe.

    sa, kangen euy. saya dah jarang ke kantor sih, ya. punten pisan, kemarin2 sibuk sama tesis. semester ini malah lebih konsen ke tesis.
    tapi, sa, kalau saya ke kantor, bukannya malah ngerepotin esa? kan, jadi ibu asuh anak2, hehe.

    tapi, sa, yang penting mah dekat di hati. jangan lupa doain temen2, termasuk saya ya.

    Suka

  2. welehweleh™…. ukhuwah itu indah, saudara. hoho.

    (^_^)v

    kalo perkataan “i love you” bahaya juga, tuh. jangan sampe dilontarkan ke teman yang lawan jenis, dong. bisa kegeeran punya nanti. hwehe.

    (^_^)v

    salam ukhuwah, ukhti.

    =====
    salam ukhuwwah juga, akh. Sy baca tulisan antum. Weis, keren. Mana theme nya sama ky punya sy, sy pikir salah alamat 😆

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s