Optimis

Di tengah semua kebahagiaan, terkadang tiba-tiba muncul sebuah kemungkinan yang dapat menghancurkan kebahagiaan itu sendiri. Tak ada alasan untuk bersedih sebenarnya, karena kita punya ALLAH. Tak ada alasan ber-husnuzhan kepada ALLAH, karena prasangka menimbulkan suatu kemungkinan, karena ALLAH selalu memberikan yang terbaik, karena ALLAH memang baik.

Di tengah kebahagiaan, terkadang kita lupa bahwa tidak hanya kesulitan yang diikuti kemudahan, tapi juga sebaliknya karena keduanya tak dapat dipisahkan.

Tak ada alasan untuk sombong, tak ada alasan untuk berputus asa terhadap setiap yang kita alami, karena pada dasarnya semua yang kita dapat, yang kita alami adalah suatu keniscayaan yang hendaknya dapa menghilangkan semua rasa yang tak sepantasnya itu.

Tidak akan sombong seseorang jika ia tahu semua berasal dariNya dan bisa jadi merupakan ujian baginya.

Tidak akan berputus asa pula seseorang jika ia menyadari semua dariNya pasti ada hikmahnya, bisa jadi ujian bisa jadi karena dosa kita untuk mengurangi siksaan kelak di kubur maupun di akhirat.

Hiduplah dengan optimis, penuh senyuman apapun yang terjadi. Jangan berlebihan dan jangan lupa, senantiasa berusaha dan meminta agar menjadi insan yang pandai bersyukur dan senantiasa bersabar.

Wallahu a’lam bish-shawwab.

6 thoughts on “Optimis

  1. yup, hidup ini harus di jalani dengan penuh optimis, selalu ada hikmah di balik sebuah musibah. namun kita juga mesti waspada terhadap nikmat, karena bisa saja ia merupakan ujian yang diberikan oleh Allah.

    “surga itu dikelilingi oleh sesuatu yang dibenci sedangkan neraka itu dikelilingi oleh sesuatu yang disenangi”
    (Al Hadits)

    so, keep your spirit guys!!!

    Suka

  2. bismillaah…

    ya harus positif dong, rugi hidup ini kalo ga positif, bersedih itu ga enak, mending bahagia, apapun masalahnya semua bersumber dr sudut pandang kita, kalo ngerasa berat yaa salah sendiri knp dianggap berat… ups, punten sampe berdarah2 gini komennya… numpang lewat blognya ya, nice blog 😉

    Suka

  3. salam kenal.

    kadang yg lebih sulit adalah disaat menjalani ujian nikmat. hati sering lalai untuk bersyukur dan meletakkan nikmat sesuai dengan kadarnya.

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s