Selamat Jalan, Rofi..

Bandung, 12 Juni 2008, bada maghrib.

Baru saja sa tiba di rumah dan bersiap mau shalat maghrib tiba-tiba kakak sepupu sa dateng ke rumah. “Sa, Rofi meninggal” katanya. Sontak kalimat Innalillahi wainna ilayhi raji’un keluar dari mulutku. “Serius A?”, “Serius” jawab kakak sepupuku.

Rofi adalah teman satu SD kami, sa dan kakak sepupu memang dulunya satu sekolah dari TK. Setengah tak percaya dan sesal menyelimuti perasaanku. Bagaimana tidak, kali ini benar-benar temen sa yang meninggal, teman satu kelas. Jika pada waktu SMA kakak kelas sa meninggal, sa memang merasa sedih tapi tidak terlalu terasa atmosfirnya..tapi kali ini. Peringatan ALLAH sampaikan pada sa. Sesal karena aku tidak pernah sama sekali mengunjungi rumahnya seusai kami lulus, paling pada awal-awal perpisahan saja sa sempet melewati rumahnya dan menyapanya. Beberapa minggu sebelumnya, sa sempat melewati rumahnya tapi memutuskan untuk sekadar lewat saja. Wajah dan tubuhnya seperti apa sa ga tau lagi. Entahlah, sesal itu masih ada.

Seusai shalat maghrib, sa dan mamah bergegas menuju rumah Rofi berharap masih dapat melihat wajahnya untuk terakhir kali. Namun sa salah, ternyata Rofi meninggal pukul 6.30an pagi. Sesal semakin menyelubungi ketika tahu sebelumnya ia dirawat di Rumah Sakit Immanuel, yang jaraknya tak jauh dari rumahku sejak sabtu kemarin dan ia wafat disana juga. Jika sa tahu, setidaknya sa masih bisa melihat pancaran wajahnya. MasyaALLAH..ALLAH ampuni hamba yang lalai terhadap teman sendiri. Sakitnya sudah lama, komplikasi gagal ginjal, rematik jantung, dan paru-paru. Sepanjang perjalanan menuju rumah Rofi, mamah cerita bahwa Rofi membantu ayahnya berjualan di pasar Anyar *tempat yang juga tak jauh dari rumah..karena memang rumah sa dan Rofi tak berbeda jauh*. Juga mamah cerita sering bertemu ibunya. Sebuah kekaguman merasuki diri ini ketika melihat ibu dan keluarganya masih bisa tetap tersenyum dan bercerita mengenai Rofi semasa hidup serta perjuangan hidupnya. Sunyi. Tak ada satupun dari kami membayangkan kepergian teman kami.

Selamat jalan, Rofi, teman baik kami. Ridha orang tua telah kau miliki dan doa kami telah menyertaimu. ALLAH sangat menyayangimu. Semoga engkau ditempatkan di tempat terbaik di sisi ALLAH. Amin.

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s