I Won’t Leave You

“Iyam yg memulai “kebekuan” ini. Iyam janji akan memperbaikinya… Jangan tinggalin Iyam…”

Sms itu sa dapet pagi ini. Berhasil bikin sa 😥 Sehari sebelumnya sebuah sms mengenai hubungan kami sa kirimkan. Entahlah, sa coba sebiasa mungkin dari mulai gaya sampe cara tata bahasanya, namun jawabannya kaku. 2 hari sebelumnya sebuah sms dia kirimkan, iya bertanya cara memperbaiki hubungan kami. Sa hanya bisa menjawab “I’m confused” karena memang itu yang sa rasakan. Jika penyebabnya aja sa ga tau, gimana sa bisa coba cari solusinya.

Akhirnya semalam sebuah sms *yang karena ada rasa sakit di hati ini, sa hapus sms itu setelah menjawabnya -pikir-pikir egois juga ya 😥 * jawaban sms sa sebelumnya, bahasanya masih kaku. Karena lelah, setelah membaca sms itu sa tertidur pulas.

Shubuh ketika terbangun, sms balasan itu baru sa baca. Jawabankupun terkirim. “Mungkin kita emang butuh waktu. Mangga, saya pun tak bisa memaksakan. Saya juga ga bisa bantu karena saya ga tau penyebabnya. Mungkin juga karena sudah menemukan pengganti yang lebih baik. Selama untuk kebaikan, gpp.”

Mungkin sms itu ambigu pada kalimat terakhir..sudahlah, sudah terkirim. Dan balasan sms itupun membuatku 😥 .

And as my promise to you, I won’t leave you, honey. You’re my lovely diamond. And I don’t wanna lost u.

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s