Sudah Benarkah Shalatku?

Sudah Benarkah Shalatku? ini merupakan sebuah judul buku karangan Pa Aam Amiruddin yang sedang sa baca. Jujur sa baca langsung ke gerakan shalatnya karena bener-bener pengen tau landasan shalat sa selama ini seperti apa, dan hal itu akan menguatkan keyakinan bahwa shalat kita bener sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Dalam buku itu sebenernya dibahas seperti bahasan shalat lainnya diawali dengan bab Thaharah. Tapi bukan menyepelekan bab-bab sebelum gerakan shalat, tapi lebih ke bahwa beberapa waktu lalu sa bahkan ragu apakah shalat sa bener ga selama ini. Klo gerakan sama doa/bacaannya aja udah ga sesuai contoh Rasulullah SAW, kesempatan shalat kita bermakna dan diterima ALLAH tentu semakin jauh. Tapi itu urusan ALLAH sih memang, meski begitu kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencari tahu tentang bagaimana Rasulullah melakukan ibadah yang satu ini, karena seperti yang beliau sabdakan: “Shalluu kamaa ra-aytumuu ushallii”, shalatlah sebagaimana kalian melihatku shalat. Dan sejauh yang sa tau, hanya shalat yang harus bener-bener “nyunnah”. Setiap ibadah mahdhah memang harus sesuai sunnah Rasul, tapi shalat adalah yang paling urgent untuk kita ketahui. Itu menurut sa, dan sejauh pengetahuan sa, shalat adalah ibadah yang pertama kali dihisab, sedangkan baik-buruknya seseorang juga dipengaruhi oleh shalat karena baik-buruknya hati adalah tergantung hubungan dia dengan Rabbnya yang bisa terindikasi sesuai dengan baik-buruknya shalatnya. Bukankah shalat salah satunya mencegah perbuatan keji dan mungkar?

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Ankabut: 45)

Nah, klo masih ada yang STMJ alias shalat terus maksiat jalan? Ya itu perlu dipertanyakan lagi kualitas shalatnya. Soal diterima sama ALLAH atau ngga sih itu mah urusan ALLAH, bukan hak kita mengklaim. Di blog ini, rencana nya sa mau nulis apa yang ada di buku itu, sedikit ada perubahan pasti, cuma memang lebih enak beli bukunya karena ada ilustrasi gambarnya. *Sa ga dibayar kok :mrgreen: *

Iklan

3 thoughts on “Sudah Benarkah Shalatku?

  1. Assalamu’alaykum, salam kenal….
    Kalau semua orang sudah betul shalatnya, gak ada lagi tuh istilah STMJ…itu kan cuma indikator bahwa shalat kita belum betul, baik secara ilmu dan pelaksanaannya. Gak akan kepikir deh, yang namanya berbuat maksiat… malu sama Allah…

    Kalau kita sudah tahu dan menghayati pentingnya shalat, besarnya nilai shalat…(tahu mungkin mudah saja, tapi penghayatan, membutuhkan proses yang panjang..) gak akan mungkin kita sembarang dalam melakukan shalat….
    lihat saja di:
    http://kawansejati.ee.itb.ac.id/files/KawanSejati9.pdf
    http://waskita.wordpress.com/2008/04/03/susahnya-shalat-zaman-sekarang/

    Saya juga masih belajar shalat sampai sekarang, dari mulai membenahi taharah, membetulkan niat, bacaan, arti dan gerakan shalat, juga penghayatan ketika shalat dan sesudah shalat (maksudnya, menerapkan apa yang kita ucapkan pada Allah dalam kehidupan sehari hari)….

    percaya deh, yang paling penting bagaimana memotivasi agar selalu bersungguh sungguh dalam shalat baik secara ilmu, perbuatan dan penghayatan…

    Suka

  2. aku pgn banget beli tapi nyarinya susah , aku prnh baca sebelumnya, tp gk sampe abis tolong infonya lbh lanjut

    thanks
    wah masa? Saya sehari pesen langsung dapet kok mas. Hmm..emang baru dicetak beberapa minggu sih, dan cepet abis, coba kalo pesen aja mas ke penerbitnya, telp/fax nya: 022-423 2972 atau 0811-2202-496

    Suka

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s