Ketika Aku Mengatakan..

Ketika aku mengatakan “Aku tidak bisa”, maka ketika itu pula aku mengingkari potensi yang sudah ALLAH beri…”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”(QS. Al-Baqarah: 286)

Ketika aku mengeluhkan kekuranganku secara fisik, sesungguhnya aku mengeluhkan firman ALLAH..”sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk/penciptaan yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tiin: 4)

Ketika aku mengatakan akulah orang paling malang sedunia, paling menderita, paling susah..maka ketika itu pula aku mengingkari nikmat ALLAH..”Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 57 dan diulang dalam 20 ayat lainnya dalam surah yang sama)

Ketika aku mengatakan bahwa aku paling rendah kedudukannya diantara manusia, sehingga aku bersedih dan menjadi lemah, maka ingatlah sesungguhnya aku telah mengingkari firman ALLAH, “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”(QS. Ali Imran: 139)

Ketika aku mengatakan semua itu, sesungguhnya penyakit hati yang parah dan jarang sekali dibahas obatnya dalam bahasan penyakit hati itu telah hinggap bahkan mengendap dalam jiwa menjadi kepribadian muslim yang amat merugikan..

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s