Soal Cerita

Menarik ketika beberapa hari lalu sa teringat akan soal cerita yang menurut beberapa orang adalah hal yang paling dibenci. Sejujurnya, sa suka banget sm matematika, pun dengan soal cerita. Meski nilai bahasa sa lebih tinggi dari nilai matematika sa, it’s not really a big problem for me. I’ve found many functions of this style of question.

Pertama kali sa sadar kegunaan soal cerita adalah ketika akhirnya sa disodorkan sebuah soal cerita untuk menyelesaikan soal algoritma. Dari semenjak kecil sa sudah dibiasakan untuk “mengekstrak”, mem”filter” soal cerita tadi ke bentuk yang lebih simpel dengan cara menentukan “Diketahui: “, “Ditanya: ” lalu “Jawab: “. Lalu setelah terbiasa dengan kebiasaan itu, barulah mulai bisa menentukan apa yang dimaksud si soal dan apa yang sebenernya diinginkan dan diharapkan oleh sang soal cerita. Kemudian sa mulai memfilter lagi dengan hanya menuliskan hal-hal yang menjadi clue dalam soal tanpa kata-kata “Diketahui: “, “Ditanya: ” lalu “Jawab: ” menjadi sekedar menuliskan *misal* a=2, t=3, l=? lalu di baris baru dituliskanlah cara-caranya alias jawaban dari soal tadi.

Hal ini bermanfaat ketika sa diberi soal cerita dalam mata kuliah algoritma dulu. Sebagian tidak bisa mengerjakan bukan karena mereka tidak bisa *beberapa emang bener-bener ga bisa*, tapi lebih ke mereka tidak bisa memfilter soal cerita tersebut. Sayang banget kan.

Nah, jika kita mau mempelajari lebih jauh lagi, ketika kita terbiasa memecahkan soal cerita sesungguhnya kita sedang belajar memecahkan persoalan yang terjadi dalam kehidupan yang sebenarnya. Dalam realitasnya, kita tidak menemui bahwa masalah itu sudah diketahui komponen-komponen (p, t, a)nya secara eksplisit, tapi secara implisit seperti halnya dalam soal cerita. Maka semakin mahir kita berlatih dalam soal cerita, semakin kita pun akan terlatih memecahkan problematika kehidupan. Meski hal itu tidak sesimpel soal cerita, karena problematika kehidupan amatlah rumit, butuh banyak ilmu terkait pemecahannya, tidak cukup satu ilmu saja dalam memecahkan problematika kehidupan.

Iklan

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s