Memilih Teman

Kamis, 22 Mei 2008

Hmm, ada sebuah hadits yang bagus banget soal pertemanan, sayang sa ga hafal redaksi asli dari hadits tersebut. Bunyinya kurang lebih gini, “Teman yang buruk itu adalah “virus” keempat setelah lalai menjaga pandangan, lalai menjaga lisan dan lalai menjaga perut.”

Menarik bukan redaksi haditsnya. Teman yang buruk sederajat sama ketiga kelalaian yang menyebabkan manusia bisa binasa. Sa ga memungkiri bahwa sa juga pernah berbuat salah, hanya saja menarik karena sa jujur baru denger hadits ini. Jadi, bertemanlah sama siapa saja, mau dia baik atau ngga. Yang ga baik jadi ladang amal, yang baik untuk saling mengingatkan.

Kriteria baik dan tidak tentu bukan sekadar penilaian kita akan sikap, tapi juga pemahamannya. Kita juga ga bisa memungkiri bahwa terkadang kita tak bisa berteman dengan siapa saja dalam arti bahwa meski teman kita itu baik, shaleh istilahnya, tapi kita ga sreg aja sama dia. Jangan ngeliatin hal itu, dan perbanyaklah istighfar. Karena kita seharusnya menghilangkan perasaan dengki pada sesama muslim. Tul ga?

Leave a Reply