03.21.08

Shalat dan Hipnotis

Ditulis dalam Artikel, Belajar Yuk, Campuran, My Day, Penting, Renungan pada 15:14:23 oleh Esa

Sore ini beajar hpnotis untuk meningkatkan “standar” hidup. Dari sana sa justru belajar, jika shalat kita seperti yang Rasulullah contohkan, hilangkan segala macam pikiran selain ALLAH. Hilangkan saja semua masalah, lempar jauh-jauh ketika anda menghadap ALLAH, malika seperti step awal hipnotis itu, anda akan menemukan ketenangan. Itulah mengapa Rasulullah seringkali meminta Bilal ketika waktu shalat tiba, mengumandangkan adzan “Hiburlah kami dengan shalat” demikian yang beliau katakan kepada Bilal. Ketika “BT” beliau akan mendirikan shalat, menghadap pada Sang Pemilik segala sesuatu, “Shalat adalah hiburan Rasulullah” demikianlah kata para sahabat mengenai apa yang dikatakan kekasih ALLAH mengenai shalat. Bagaimana tidak, pikiran kosong selain dari ALLAH dan fokus, kemudian mengadu kepada ALLAH Sang Pemilik Semesta, Sang Pemilik Kekuatan. Lalu apa yang akan dirisaukan lagi oleh orang yang telah sepenuhnya pasrah pada Sang Pemilik Kerajaan, tak ada yang perlu ia khawatirkan bukan berkaitan dengan kehidupannya. Kecuali risau bahwa ALLAH akan murka lah yang membuat mereka ahli ibadah menangis tersedu di hadapan Raja mereka dan membuat mereka gemetar ketakutan. AdzabNya lah yang mereka risaukan selama hidupnya dan teramat bahagia serta yakin akan janji ALLAH, serta amat mengharap bertemu dengan Tuhan mereka. Lalu apa yang mereka risaukan jika yang mereka harapkan hanyalah keridoan Rabb mereka yang akan mereka temui setelah selesai melaksanakan tugasnya di dunia sebagai khalifah ALLAH. Maha Benar ALLAH yang bersabda,

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”" Fushilat: 30

“(yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.” Al-Anbiya: 49

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” Al-A’raf: 56

03.06.08

Masih Banyak yang Harus Disyukuri

Ditulis dalam Belajar Yuk, My Day, Renungan pada 11:25:53 oleh Esa

Kemarin sa belajar banyak tentang syukur. Beberapa hari ini setelah sa tidak lagi bekerja, uang mulai seret mulai habis. Sedangkan sebentar lagi adik sa mau masuk SMA, dan kebutuhan sehari-hari perlu dipenuhi juga. Sa bingung. Aslina bingung pisan. Mamah ngajurung-jurung (nyuruh-nyuruh) sa cepet dapet kerjaan lagi . Ada sih tempat yang akan sa lamar, tapi belum ambil action nih.

Pas kemaren asli uang-uang simpanan dah sa pinjem untuk ongkos kesana-kemari. Pusing. Ternyata pas di Pustena Kang Agil datang “Oya, sa, Iyam nih uang yang pelatihan tea”, Subhanallah!! Sa dapet uang..uang hasil pelatihan kemaren, ga gede sih tapi klo diitung-itung cukup buat ongkos seminggu. Tapi dikurangi beli pulsa dll..ya bisa lah. Alhamdulillah..sa meuni terharu teh, janji ALLAH selalu benar.

Nah, sorenya sa sms an sama seorang “adik”, dari dialah sa merenung, ada yang lebih kesulitan daripada sa. Sa masih bisa makan, dan adik-adik sa ga harus putus sekolah. Mamah ga pergi kemana-mana. Bapak meskipun gituh, tapi masih sehat. Alhamdulillah.

Dan sa punya **** yang bisa ngertiin dan nerima keadaan keluarga sa.. Terima kasih ya ALLAH sudah mengirimkan mereka semua.. Semoga terwujud cita-cita untuk bersama :oops:

Terlalu banyak hal yang harus disyukuri daripada diratapi ketidakadaannya.

Janji..janji

Ditulis dalam My Day pada 11:08:08 oleh Esa

Bandung, 5 Maret 2008

Hmm..pelajaran hari ini..perdalam lagi ilmu tentang memenuhi janji. Hari ini sebenernya ada janji sama dua orang yang ternyata ada sesuatu yang tak terduga. Ceritanya gini. Kedua janji ini dibuat pada hari dan jam yang sama. Yang salah bukan waktu, tapi ada yang lain. Sebelumnya sa janjian dengan seorang teman hari ini mau ketemuan untuk inventaris sekre jam 10 -sebut saja namanya A. Trus karena biar sekalian, sa janjian buat minjem buku RFID ke teman yang lain -sebut saja namanya B– pada jam yang sama dengan asumsi kami datang tepat waktu. Pagi-pagi nge sms keduanya untuk memastikan janjiannya jadi. Teman A bilang, mau ke rumah, jadi berangkat bareng. Dengan membayangkan supaya tepat waktu tiba di sekre, paling lambat dia datang jam 9.30 ke rumah sa supaya ga ketinggalan bus. Ternyata jam 9.30 dia belum juga dateng. Sa bingung. Sempat nyampe jalan, busnya lewat, Cuma karena khawatir dia dateng, sa balik lagi ke rumah. Pukul 9.44 sa ke jalan lagi, dan akhirnya naek bus. Janjian sama si B di sebuah tempat yang tak jauh dari sekre, jam 10. Pasti telat. Sempet pengen nangis, karena klo ternyata si B ini akhirnya ga jadi, karena sa telat dan akhirnya bukunya ga jadi sa pinjem, meski ada kesempatan lain. Ga punya pulsa uy waktu itu teh, jadi ga bisa nge sms. Alhamdulillah ada fasilitas Call Me, dan ga lagi error, setelah memanfaatkan fasilitas tersebut, si B duluan yang nelpon, “Saya nya udah di lab, kamu dimana tadi? ntar aja zhuhur ya?” syukurlah. Lalu si A pun nelpon..ternyata dia nyasar naek bus Cicaheum harusnya ledeng. Sa lupa lagi, kenapa ga ngasih taunya tuh suruh sampe terminal Cicaheum baru naek Cicaheum-Ledeng. Barusan dia nge sms..Jl. Diponegoro..sa cukup hafal Cicaheum-Ledeng setelah kemaren dapet tugas ke Telkom dari Gerlong, dan dari Telkom harus ke Salman..jadi sedikitnya tau rutenya. Tenang B..pasti nyampe kok..

NB: Biasakan pake insya ALLAH klo janji :oops:

03.03.08

Meebo

Ditulis dalam Campuran, My Day pada 14:38:58 oleh Esa

Hari ini, sa ke kampus..niatnya mo ngerjain TA, tapi masih lieur..lupa oret-oretannya ga dibawa (kacau yeuh). Eh, karena ada internet, malah browsing, tapi browsing yang ada hubungannya sama TA.

Sambil ngobrolin kesempatan kerja sama Pa Darso, dan sembelumnya “diberi wejangan” sama dosen tentang pengembangan diri. Ternyata komputer terdahulu yang penuh program udah diformat :cry: tapi gapapa, akhirnya sebelum “kerja” sa install in dulu VBnyam trus install Office nya (office 2000 aja yang ada). Hmm..asa jama-jaman ngampus dulu, pas pelajaran Pa Ucu.

Sa chat sama temen-temen ga pake YM, ya karena itu tadi…no other software installed, jadi aja pake meebo. Gpp.. Pengalaman. Ada sih installer YMnya, cuma ngga ah. Pidgin juga ada, tapi corrupt klo pidgin.

Pas ngobrol sama Pa Darso, gini kata beliau (sa copy-paste aja chat nya)

esa: assalamu’alaykum wr wb
esa: pa darso..tawaran bapak utk ikut d proyek bapak itu masih berlaku ga?
esa: oya kemaren nyoba drupal..sayang tampilannya kaku
esa: ga harus expert di programming kan Pak?
darso: masih dong..sebenarnya banyak kerjaan, tp sering nggak bisa langsung dikerjakan krn kita hrs belajar dulu…
esa: iya
darso: solusinya, kita planning baik-baik, kerjaan bidang apa yg Esa paling senang…trus kita rancang cara mencapainya
esa: programming..hmm tp utk saat ini sy baru bisa web *php masih blm menguasai bgt* sm VB
darso: misalnya 4 bulan dari sekarang kerjaan itu hrs ada…siap2 (belajar dsb) dari sekarang
darso: kalau vb pakai versi brp? pernah membuat apa?
esa: 6.0
esa: lg nyoba belajar vb.net
esa: klo yang seluruhnya..baru TA aja..
esa: SI persediaan barang di mini market kampus
esa: tp itupun masih banyak bug2nya
darso: databasenya pake apa
esa: masih access
darso: kalau php?
esa: PHP pake sql yg di phpmyadmin
darso: ok
darso: inginnya/senang kerjaan yg spt apa? di kantor atau diproyek (tempat orang), diluar kota atau dari rumah?
esa: maksud di proyek gmn tuh Pak
darso: ya misalnya pekerjaannya dilakukan di tempat (lokasi) kantor orang. saya saat ini jg ada kerjaan di perkebunan2, di garut,cianjur..
esa: trus..trus
darso: maksud saya, ingin selalu menyesuaikan pekerjaan dgn style kerja seseorang, soalnya pekerjaan IT lebih banyak pada karakter SDM.
esa: oh
esa: enaknya klo buat akhwat mah kerja di rumah (meski sy pengen nyobain kaya yg lain..kerjanya ke luar kota )
darso: kalau nggak pas, bisa nggak tahan lama, sayang waktu. paling tidak project pertama hrs yang membuat bersemangat…shg bisa membuat project lanjutannya…begitu seterusnya.
esa: yup..betul
darso: tinggal dirumah sendiri (dgn ortu) atau tempat lain, idealnya ada internet kalau ingin kerja di rumah
esa: iya..itu ga ada internet
darso: bgmn kalau Esa berdoa yg khusuk begini:”Mohon 4 bulan dari sekarang, Esa bisa kerja dirumah, punya komputer dan akses internet 24 jam.” jangan ketawa ya…saya yakin insya Allah terjadi…entah bgmn caranya…
esa: yup..insya allah
darso: saya punya adik, akhwat jg ingin membuat kerjaan jg, ingin kerja dr rumah jg, siapa tahu cocok dgn Esa. saya lagi usahakan…doa’in ya…
esa: iya..insya allah
darso: kalau sempat coba module user profile drpal, dan buat data entry member, kira2 saya perlu format data entry spt itu untuk aplikasi web
esa: modul user profile? pelajari scriptnya?
esa: insya allah
darso: coba pakai dulu…lain kali kita bicarakan, stl esa coba
esa: ok siip insya allah

Nah, itu..ada di postingan sa sebelumnya tentang apa yang sa pelajari selama di rumah dan ada laptop A Aim..heheh.

Btw, sa jujur baru ngerti soal Open ID..klo untuk wordpress mungkin ga terlalu gimana-gimana, tapi untuk pengguna blogspot dkk yang ga nerima komen kecuali dari blogger yang domainnya sama (sesama blogspot dsb), fasilitas ini bermanfaat banget, karena dengan demikian, blogger dari domain lain bisa ngasih komen dan tetap menvantumkan URL sebagai link nya..keren ya :P

Setelah Sekian Lama

Ditulis dalam My Day pada 14:08:00 oleh Esa

Ah..seusai kontrak sa ga diperpanjang di Tera, akses internet belum sa dapet lagi karena sa tinggal di rumah. Manfaatin hotspot..ga punya laptop.

Kemaren,,minggu lalu klo ga salah dipinjemin laptop sama A Aim dari setelah pesantren keluarga sampai hari kamis, karena Jumatnya mau dipakai beliau ngedesain kartu undangan. Selama itu sa ngotak-ngatik web..hmm..drupal, wordpress, dsb. Untuk localhostnya, awalnya pake Wampserver, tapi kaga ngarti dan karena di-direct ke Joomla mulu, tapi source nya ga ketemu, akhirnya install web server lain, XAMPP. Easier I think :mrgreen:

Setelah localhost jalan, kan bisa ngotak-ngatik erb dan tau hasilnya. Beda sama sebelum-sebelumnya, karena localhostnya ga tau dimana, jadi aja, file yang pengen diliat juga ga tau harus disimpen dimana. But after I installed XAMPP, I can see the result. Bahkan errornya. Tapi dari web aplikasi yang sa coba, cuma Drupal ama WordPress yang bisa langsung diperbaiki bug nya. Klo kesbang, pemkab, endonesiaPortal8.4 sama mms yang sa dapet dari temen, masih bingung, yang satu cannot redeclare $rsPrefix, yang satu connection, yang satu lagi soal cannot define dsb. Cape deh

Tapi kegiatan yang menarik sekaligus menantang-yang bisa bikin sa tidur ampe jam 2an- itu masih menyimpan keingintahuan..masih ada yang belum sa bisa ternyata :oops:  But it’s ok..semua butuh proses.

Oya, BT di rumah seharian, ga ada penghasilan atau kegiatan, bahkan karena sa ga punya laptop ataupun komputer, sa ga bisa ngotak-ngatik deh. Eh, tapi buku-buku yang nunggu dibaca nganggur tuh :P

Tambah ndut aja, abis kerjaannya makan ma tidur. Da klo aktifitas beres-beres rumah mah dah biasa.

Kangen nge blog… :cry: