12.28.07

Mimpi Besar dan Membangunkannya

Ditulis dalam Artikel pada 14:03:49 oleh Esa

Jika Anda Ingin Mendapatkan Impian Anda

Semasa kecil dulu, ketika berulang tahun kita seringkali diminta untuk mengucapkan (dalam hati) keinginan kita sebelum meniup lilin pada kue ulang tahun. Ketika melihat ”bintang jatuh” kita juga sering diminta untuk mengucapkan keinginan kita dengan harapan agar keinginan tersebut terkabul.

MILIKI DAN KENALI IMPIAN KITA
Sebelum kita mendapatkan apa yang kita impikan, terlebih dahulu kita perlu mempunyai impian. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan.
Miliki impian. Impian (seringkali dikenal juga dengan sebutan cita-cita, keinginan, visi) adalah motor pendorong yang dahsyat untuk terjadinya perubahan. Tanpa impian, tak akan ada perubahan. Tanpa perubahan tak akan ada perkembangan. Tanpa perkembangan tak akan ada prestasi. Bahkan Sigmund Freud juga mengakui bahwa impian adalah ”Bapak” dari pikiran untuk sukses, dan tentu saja pikiran sukses adalah ”Ibu” yang melahirkan tindakan untuk mencapai sukses.
Misalnya: Kakak beradik Wright bermimpi untuk bisa terbang. Impian ini telah memacu keduanya untuk berpikir sukses. Pikiran sukses mereka memacu berbagai tindakan untuk meraih sukses, antara lain: tindakan melakukan berbagai eksperimen untuk terbang dan tindakan untuk menciptakan berbagai pesawat untuk membawa mereka terbang, dan akhirnya mereka berhasil.
Cari impian. Bagaimana jika kita ingin memiliki impian, tapi tidak tahu apa yang harus kita impikan? Norman Monath dalam bukunya Know What You Want and Get It! mengusulkan agar kita berinteraksi dengan orang lain, dan selalu berkeinginan untuk mencoba hal-hal baru. Dari hasil interaksi dengan orang lain di luar keluarga dan teman-teman yang ada sekarang (berkenalan, berdiskusi, menghadiri seminar, loka-karya, menghadiri reuni, pesta perkawinan, atau berpartisipasi dalam kegiatan berbagai organisasi sosial), kita bisa mendapatkan ide-ide baru, kita juga bisa berkenalan dengan orang-orang yang memiliki impian yang mungkin saja adalah juga impian yang kita inginkan. Dengan mencoba hal-hal baru, kita bisa mempelajari hal-hal baru, yaitu hal-hal yang tidak kita senangi dan hal-hal yang kita senangi. Kita juga bisa membaca berbagai buku dan artikel untuk mengeksplorasi impian kita. Semua ini bisa memberi inspirasi kepada kita untuk memiliki impian yang ingin kita raih.
Misalnya: Jules Vernes yang menulis tentang perjalanan fiksi ke bulan jauh sebelum misi ke bulan yang sebenarnya dilakukan, telah memberikan inspirasi bagi para ilmuwan untuk menciptakan pesawat ruang angkasa yang akhirnya berhasil membawa manusia untuk menjejakkan kaki di bulan. Ibu Kartini yang berinteraksi dengan teman-teman baru (di luar keluarga dan teman-teman bangsa sendiri) telah mendapatkan impian untuk membawa perubahan bagi kaum wanita bangsanya pada waktu itu. Martin Luther King Jr, yang membaca berbagai artikel mengenai Gandhi telah terinspirasi oleh tindakan Gandhi untuk memperjuangkan nasib kaumnya tanpa kekerasan.
Kenali impian. Setelah berinteraksi dengan banyak orang, membaca banyak buku, dan melakukan banyak hal-hal baru, mungkin saja kita juga akhirnya bisa memiliki banyak impian. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: Impian mana yang harus kita pilih dari sekian banyak impian yang berhasil kita dapatkan? Pilihlah impian yang sangat kita dambakan untuk tercapai. Impian ini biasanya adalah keinginan yang ”merasuk” jiwa kita, ”menyusup” ke persendian, dan ”merajai” pikiran dan hati kita, sehingga dapat membuat kita memiliki kemampuan yang luar biasa untuk mengatasi berbagai masalah, misalnya: rasa takut, kegagalan dan risiko. Impian seperti ini umumnya adalah impian yang melampaui keinginan sesaat saja, dengan rentang waktu yang jauh ke depan.
Misalnya: Ray Kroc, pendiri salah satu waralaba restoran cepat saji terbesar di dunia, memiliki banyak impian. Ia pun mencoba peruntungannya di berbagai bidang: sebagai sukarelawan di masa perang, sebagai tenaga penjual alat-alat untuk restoran, sebagai manajer pemasaran di restoran orang lain, sebelum akhirnya ia menemukan impiannya untuk membeli restoran hamburger dari sepasang kakak beradik, dan mengubah serta menjalankan restoran tersebut sebagai restoran cepat saji. Restoran jenis ini akhirnya berhasil merevolusi gaya makan para pekerja di Amerika, yang kemudian juga menyebar ke Eropa dan belahan bumi lainnya.

DAPATKAN APA YANG ANDA IMPIKAN
Setelah kita memiliki dan mengenali impian yang benar-benar kita dambakan untuk terwujud, kita tentunya ingin segera mewujudkannya. Ada banyak prinsip yang bisa kita terapkan. Tiga di antaranya adalah prinsip yang ditulis oleh Albert Carr dalam bukunya How to Attract Good Luck. Dengan mengikuti tiga prinsip sederhana ini, kita memiliki peluang besar untuk mewujudkan apa yang kita impikan.
Membuka Diri. Ketika Thomas Alva Edison sedang bereksperimen untuk menciptakan bola lampu, ia mencoba ”mengundang” petir dengan menaikkan layang-layang di lapangan terbuka pada waktu hujan. Hasilnya: Petir pun ia dapatkan. Demikian juga dengan peluang untuk mewujudkan impian. Kita perlu ”mengundang” ataupun ”menciptakan” berbagai peluang untuk mewujudkan impian kita seperti yang dilakukan Edison ketika mengundang petir yang akhirnya berhasil ia ”tangkap” dan ”abadikan” dalam bentuk bola lampu. Bagaimana caranya? Yang perlu kita lakukan adalah meng-ekspos (membuka diri) kita terhadap peluang untuk meraih kesempatan sukses tersebut. Peluang bisa muncul dari pertemuan dan perkenalan dengan orang-orang baru, mencoba kegiatan-kegiatan baru dan mengunjungi tempat-tempat baru.
Misalnya: Ketika memiliki hasil karya yang cemerlang namun hanya memiliki ”dana” terbatas, Bill Gates tidak tinggal diam meratapi nasib. Bill Gates mendekati beberapa investor sebelum akhirnya berhasil mengubah ”ide” dan ”hasil karya”nya yang spektakuler yang merevolusi penggunaan komputer menjadi ”mesin uang” yang meroket dan membawa pemuda ini menjadi salah satu orang terkaya di Amerika Serikat. Demikian juga dengan Ogilvy, si raja di bidang periklanan. Ketika sedang berada pada kondisi tanpa pekerjaan, Ogilvy, seperti juga Bill Gates, menciptakan peluang kerja dengan mendatangi berbagai perusahaan dan ”menjual” kemampuan dan kebulatan tekatnya untuk berhasil. Dari sekian banyak perusahaan yang didekati, akhirnya satu perusahaan ”mempercayai” kemampuan Ogilvy dan mempekerjakannya. Ogilvy melaju terus dalam karier sampai akhirnya mampu mendirikan perusahaan periklanannya sendiri yang menjadi teladan bagi perusahaan-perusahaan periklanan lainnya di dunia.
Mengenali Peluang. Dari sekian banyak peluang yang kita temui, kita perlu memilih peluang yang paling tepat untuk mewujudkan impian kita. Untuk mengenali peluang yang tepat, kita perlu mendudukkan ”impian” kita sebagai ”bintang petunjuk” bagi setiap tindakan yang kita lakukan dan setiap keputusan yang kita ambil. Jika kita ingin memiliki usaha sendiri di bidang pendidikan dan pelatihan, namun tidak memiliki dana yang cukup, selain ”membuka diri” pada berbagai kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang, kita juga perlu mengenali kesempatan mana yang bisa memberikan peluang terbesar agar usaha kita juga tidak sia-sia, misalnya dengan mencari kesempatan untuk berinteraksi dengan para calon investor atau partner yang memiliki minat besar di bidang pendidikan (tidak dengan sembarang orang saja).
Misalnya: Norman Monath yang punya impian untuk memiliki usaha sendiri di bidang penerbitan, selalu berusaha datang pada pertemuan-pertemuan yang dihadiri oleh para ”petinggi” dan investor yang memiliki minat besar di bidang penerbitan. Ketika kesempatan untuk bertemu dengan salah satu investor yang sedang mencari bantuan untuk melakukan riset di bidang penerbitan, Norman tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dengan sigap ia menawarkan diri untuk membanntu. Dengan menawarkan bantuan, Norman berharap sang investor bisa melihat kemampuannya. Dan, ternyata benar, setelah proyek penelitian yang melibatkan Norman Monath selesai, Norman pun berhasil meyakinkan sang investor untuk menanamkan modal di penerbitan yang diimpikan Norman.
Bertindak. Tindakan memiliki kekuatan yang lebih besar dari pada kata-kata semata. Tanpa tindakan, impian kita hanyalah tinggal mimpi. Tindakan merupakan ujung tombak dari pencapaian impian. Contoh tindakan yang dilakukan Norman Monath di atas (menawarkan jasa untuk membantu calon investor prospektif) juga telah menggambarkan penerapan prinsip ketiga ini, yaitu bertindak/memberikan respons terhadap peluang yang berhasil diidentifikasi. Jelaslah, setelah peluang berhasil diidentifikasi, kita jangan tinggal diam, melainkan perlu bertindak untuk meraihnya.
Misalnya: Walt Disney yang pada awalnya ber-partner dengan sang kakak dalam mendirikan studio film pertamanya, tidak tinggal diam ketika ia melihat bahwa paman mereka memiliki gudang kosong yang bisa diubah menjadi studio film mini. Peluang yang berhasil diidentifikasi untuk memulai usaha dengan dana terbatas ini, segera saja ditindaklanjuti. Disney bersaudara kemudian datang menemui sang paman untuk meminta izin menggunakan gudang yang sedang tidak dipergunakan tersebut. Hasilnya, kedua kakak beradik ini berhasil meyakinkan sang paman akan kemampuan mereka, dan berhasil mendapatkan izin untuk menggunakan tempat tersebut. Dari tempat sederhana ini, Disney bersaudara berhasil memulai langkah sukses untuk mewujudkan impian mereka.
Orang-orang yang berhasil menorehkan kesuksesan dalam sejarah hidup mereka pasti memiliki mimpi. Semua kesuksesan mereka berawal dari impian yang sangat merasuk jiwa, raga, dan pikiran mereka, serta mendorong mereka untuk bertindak. Mereka pun juga memiliki prinsip-prinsip sederhana yang mereka terapkan untuk meraih sukses. Jika kita ingin seperti mereka, milikilah impian, kenalilah impian yang paling dapat menggerakkan pikiran, hati nurani, dan tindakan kita untuk mewujudkannya, setelah itu undanglah kesempatan untuk meraih mimpi dengan membuka diri terhadap berbagai kesempatan yang ada di sekitar itu, terutama kesempatan yang paling berpotensi untuk mewujudkan impian kita. Setelah kesempatan ini berhasil kita identifikasi, langkah berikutnya adalah bertindak untuk meraih kesempatan yang paling berpotensi untuk mewujudkan impian kita. Selamat bermimpi dan selamat bertindak untuk mewujudkan impian Anda. Sukses untuk Anda.

Keyakinan adalah mempercayai keberadaan lautan hanya dari melihat sebuah sungai kecil.
William Arthur Ward (1921-1994), Educator.
Bukanlah gunung yang harus kita taklukkan untuk mencapai puncak, melainkan diri kita sendiri. Edmund Hillary, Explorer.
Setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi seperti yang ia upayakan. Jeremy Collier (1650-1726), Clergyman.
Lakukanlah sesuatu. Jika gagal, lakukan hal yang lain. Tak ada satu ide pun yang terlalu gila untuk dilaksanakan.
Jim Hightower, Social critic.
Imaginasilah yang telah berhasil membentuk segala sesuatu di dunia ini. Barry Lopez, Writer.

di-copy paste dari blog Kang Hendi DDB

Rencana Keluarga

Ditulis dalam Penting pada 10:48:45 oleh Esa

Klo sa punya keluarga nanti (atau untuk yang udah berkeluarga), sa punya rencana untuk keluarga

+ Raker Keluarga alias rapat kerja keluarga

Disini kita ngadain semacam rapat untuk saling mengingatkan kembali kewajiban dan hak masing-masing anggota keluarga. Mengingatkan tugas-tugas masing-masing. Klo kewajiban masing-masing udah dijalankan, secara otomatis hak masing-masing pihak akan terpenuhi.

+ Musyawarah untuk setiap keputusa

sudah cukup jelas

+ Sharing

Raker

- tentang AD / ART

- Anggaran Belanja Keluarga

- Remind Visi Misi Keluarga

Sharing

* Sharing cita-cita

* Sharing motivasi, inspirasi, ilmu dan informasi

* Sharing feeling

Gituh aja dulu. Sa juga udah bikin visi-misi untuk keluarga sa nanti. Mudah-mudahan bisa terwujud sebuah keluarga yang sesuai visi misinya. yang pasti nanti harus ada musyawarah lagi sama calon suami tentang itu, biar begitu nikah semua sudah selaras. Lalu nanti dikenalin ke anak-anak dan arahkan seluruh anggota keluarga untuk mencapai visi misi itu. Insya ALLAH. Ganbatte…ALLOHU AKBAR!!!

Target 2008

Ditulis dalam Penting pada 10:35:22 oleh Esa

Sebelum milad sa yang ke-20 *hitungan masehi*, sa harus dah bisa

*Hafal juz 30 (heheh..hafalan juz 30 saya baru setenganhnya :( )

*Mensukseskan program TA

*Ngeberesin dan menjual proyek RFID Pustena. Pinjaman (loan) harus dah dilunasi

*Punya pendapatan lebih baik

*Merintis usahan untuk jadi Technopreneur

*Punya buku pertama

Other target

*Berkontribusi lebih jauh di TC dan Pustena

*Mewujudkan mimpi untuk mendirikan Pustena Corp

*Masukin ade-ade ke Islamic Sunday (ini mah jangka pendek)

*Dapet sertifikat Internasional

* Dapet beasiswa bahasa Arab

* Hafal juz 29

Rencana 2008

*Kuliah lagi

*Belajar ilmu enterpreneurship

*Qurban

Sa juga sedang memulai merintis usaha untuk penjualan kue bolu ketan (nb: Klo ada yg mo pesen, bisa lewat YM epugi_06. dengan konsekuensi yg pesen ambil sendiri pesenannya ke rumah :P ) Mudah-mudahan bisa jadi trigger untuk sa memulai usaha.. Amin.

Teruntuk semua pejuang kehidupan, jika memang ridhoNya dapat ditebus dengan keletihan, maka semoga ridhoNya ada dalam setiap langkahmu. Jika doa dapat menguatkan, sesungguhnya langit dan bumi mendoakan mujahidinNya.

12.27.07

My Day Today

Ditulis dalam Iseng pada 15:25:13 oleh Esa

I cannot explain bout this..actually, because this is a same problem as before. My manager has give me a duty to entry the hospital data, and I do this with remotely from my *our* office. I don’t know, I never do a duty more than a month for entry data. But now, the speed of the internet connection, there always problem during entry the data. Feel stuck, feel upset, feel like crying. It comes to my head..my head just like swimming, and I dont know what should I do then, to solve this problem. My manager ask me to finish it this week. I mean, yesterday he asked me, “How bout ur job? Have you finish it?”, honestly “Nope” I said. Yup, internet connection should not be a problem I think, but it was really is. It was be a big problem that occur. It was a big burden for me.. I really feel guilty with my manager, then he ask again “When will you finish it? Do you have target for this?”, actually, “yes” because it just like something that become a big stone in my head with TNT which can explode anytime. Just like my final assignment which is not finish yet till now coz I don’t have computer and my campus comp lab cannot be used without permission from my lecture, Mr. Firman who was sick this time. “When?” he asked me again, “This week..I hope I can finish them this week. Insha ALLAH. I’ll try”. “What part has you finished?”, Then I tell him bout my duty progress. “OK Then” he said. And he just ‘gone’…”He is going to prayer” my friend said. Oh, OK..Thanks God that he is kind of kind man. I really respect of him, and I never want to make people around me feel disappointed of my job. I wanna make sure that my duty is finish well, coz it was what Rosululloh said to me. Do Your Best. And I will..ya Rosululloh, I will do my best always, as you teach us

Now, I chat with one of my friend, said everything I feel now. He said to me that “Tell him bout your problem”, I feel doubt bout it, “Even the same problem?”, “Even the same problem, at least you feel free, and he knows what happen there”, “OK then”, “Now, honey..he is near Mr. Dadan now”. Then I chat with other, Kang Dadan *i usually called him* whose my manager is near him now. “Kang Dadan, is Mr. Epi there?”, “Yup”, then a message appear “Epi: What happen, Sa?”, it means that the man who I chat is Mr. Epi, my manager. Then I told him everything I wanna him to know :P No respond, then a message appear “Mr. Epi said OK”..alhamdulillah..thanks God. Thanks to Mr. Epi who always understanding me, and Mr. Haikal also Mr. Dadan who always there for me :P I mean to give my complaint to my manager. And for Mr. Haikal *special* that you always there to listening and respond my “complaint”

Thanks for everyone here who always cheers me up :D

12.26.07

Karena Cinta Adalah Ekspresi Rasa dalam Jiwa

Ditulis dalam Artikel, Belajar Yuk, My Day, Penting pada 10:00:04 oleh Esa

Adalah fitrah manusia ingin disayangi pun menyayangi. Betapa merana ketika seseorang kehilangan fitrah itu. Adalah suatu keniscayaan ketika seseeoarang mencintai dan menyayangi, ada sebuah  kekuatan dahsyat yang mendorong ia untuk selalu termotivasi. Jiwa yang terluka akan terobati, hati menjadi terasa lebih hidup, fisik yang tengah sakit pun akan terasa sehat, yang lemah menjadi kuat, terasa segar karena tersiram air kasih sayang yang menyejukkan di tengah hiruk pikuk kehidupan. Kesedihan berganti dengan kegembiraan, riang dan bahagia. Ada semangat hidup yang membara, semangat persaudaraan semakin kuat, semangat belajar, bekerja dan berkarya, begitupun dalam ibadah. Cinta adalah energi yang tiada tara, saat ia bisa mendorong ia pun dapat menjerumuskan dan menjatuhkan diri pada kenistaan dan kekecewaan bertubi-tubi, bahkan menyisakan penderitaan yang panjang, yakni saat cinta diserahkan bukan pada Sang Maha Pencinta…

Hilangnya cinta dan kasih sayang menyebabkan diri merasa tak berguna, karena untuk apa dan untuk siapa ia hidup serta dengan maksud apa ia berkarya?! Ia merasa terhina karena tidak terangkat kemuliaannya dengan cinta kasih ALLAH, merasa tertekan karenanya,sehingga amarahnya lah pelampiasannya, memusuhi dan mendendam terhadap orang lain. Ada benteng keegoisan dalam dirinya. Karena keegoisannya itu ia tak mampu mencintai dan tak mudah dicintai sepenuh hati. Ketika kasih sayang tak dirawat pun adalah salah satu penghancur kasih sayang itu sendiri, perlahan namun pasti. Dan ketidaksabaran ia terhadap kekurangan saudaranya menyebabkan ia sulit bersabar sehingga ia hanya akan membuat dirinya dan sahabatnya itu merasa tak nyaman.

Jika Anda termasuk orang yang tengah kehilangan kasih sayang, atau ingin menguatkan kasih sayang atau Anda ingin menjalin kasih sayang..berikut tips n trik nya :D

1. Yakin terhadap janji dan jaminan ALLAH,

2. Lihat dengan sudut pandang positif,

3. Cari 1001 alasan untuk melihat persamaan dan berhusnuzhon,

4. Katakan perasaan yang Anda rasa dalam hati,

5. Lemah lembut dalam berprilaku

6. Meminta maaf dan memaafkan

7. Saling menghargai dan menghadiahi,

8. Bersilaturahim dengan segala cara,

9. Mendoakan dalam keheningan (tanpa diketahui siapapun, kecuali ALLAH)

Dan yakinilah dalam hati

“Barangsiapa yang tidak mengasihi manusia, tidak dikasihi ALLAH” (HR Tirmidzi)

“Paling kuat tali hubungan keimanan ialah cinta karena Allah dan benci karena Allah. (HR. Ath-Thabrani)
“Kasihi yang di bumi, maka yang di langit akan mengasihimu.” (HR Abu Dawud)

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling baik akhlaqnya (pengasih)” (HR. THabrani)

“Berbaktilah kepada ibu bapakmu, maka anak-anakmu akan berbakti padamu.” (HR Hakim)

 

Bismillahirrohmanirrohim…bahwa ALLAH maha Rohman dan Maha Rohim..

Karena cinta adalah ekspresi rasa dalam jiwa…peliharalah ia dengan keimanan..

Allohumma innaa nas-aluka hubbaka, wa hubba man yuhibbuka, wa ‘amalalladzii yuballighunaa hubbuk..amin.

(diadaptasi dan dikembangkan dari materi “Tips dan Trik Kasih Sayang” A Deda. Pesantren Keluarga edisi perdana. :P )

12.21.07

Ambil Hikmahnya Aja

Ditulis dalam Biasa pada 15:33:10 oleh Esa

Hari ini, sa masuk kantor seperti biasa. Meski sempet ragu apa hari ini libur ato ngga. Ya sa siapin aja klo seandainya hari ini yang lain ga masuk, sa bawa semua bahan yang bisa sa kerjain di kantor tapi bukan kerjaan kantor, melainkan amanah lain yang sa emban. Meski full day tukeran kerjaan antara kerjaan kantor dan amanah, tetep aja amanah ga terkerjakan dengan baik dan begitupun kerjaan kantor. Dan baru aja manajer keuangan dateng beliau bilang gini “Kamu ga tau hari ini ga libur?” Hiks..iya sih ngeliat kantor yang sepi kaya gini pastinya libur. “Iya, ga tau. Soalnya sms sy ke pa … *manajer sa* ga dibales, jadi aja masuk.”, terus pa manajer keuangan itu bilang, “Tapi gapapa lah ya Sa.”, “Gapapa” jawab sa singkat, soalnya udah sa duga bakalan gitu. Tapi, seperti kata Teh Erry, “ya,.sudahlah,…anggap aja jalan2″..trus..”heup,..bersyukur di semua ke adaan” *heup = stop*

Bener juga apa kata Teh Erry..apapun keadaannya harus disyukuri, ingat untuk senantiasa menghadapi, menghayati, dan menikmati apapun yang menimpa kita,

Lan yushiibanaa illaa maa kataballoohu lanaa

itu yang ALLAH bilang, “tidak akan menimpa kepada kita sesuatu kecuali yang sudah ditetapkan ALLAH”

Jadi, coba kita cari hikmahnya dari semua ini. Sejauh ini sa dapet beberapa hikmah berikut

1. Biasakan tabayyun sampe dapet kepastian *klo sms ga dibales, coba telpon ato coba sms lagi*

2. Biasakan merencanakan sesuatu plus kemungkinan-kemungkinan lain yang mungkin terjadi, seburuk apapun

3. Amanah yang selama ini belum tertunaikan jadi terpenuhi

4. Chat ngomongin masalah proyek pustena sama temen-temen yang hari ini OL

5. Bisa ngerjain tugasnya ade sa untuk nyari kliping tentang tanaman *meski ga di print*

6. Bisa nyari ilmu tambahan hari ini

7. Nambah silaturahim sama temen-temen

Ya udah segitu dulu. Gendok sih, tapi sudah terjadi, tinggal gimana kita “mempermanis” takdir yang menurut kita buruk itu. Okeuh?!

Tadinya mo nulis sesuatu yang berhubungan sama proyek, tapi nanti lagi aja kayanya ya. :P

12.18.07

I Will Marry

Ditulis dalam Iseng, My Day pada 14:29:49 oleh Esa

Status itu sa pajang hari ini, siang ini setelah sa bosen sama status *message* sa.. Seorang adik kelas menyarankan “Saya punya ide, gimana klo bilang I Will Marry, pasti temen-temen teteh langsung…” bener juga ya..itu kan maknanya kita merencanakan sesuatu *toh memang merencanakan untuk itu kan* tapi ga tau kapan..bener ga? Klo pun majang “I’m gonna marry” juga ga salah-salah amat. So…ada yang mau komen tentang status message sa?

*Pesan Asli dari sang adik kelas*

tulis aja : “besok saya nikah” ntar temen2 teteh langsung pada onlen!

Tapi disiasati dong..

“meibi yes meibe no-lah..” itu kata-kata dia selanjutnya

“hee…beneran ditulis..”

Setelah sa bilang “udah tuh diganti’ heheh..sama-sama anehnya sama ade kelas *iya lah satu SMA juga. :D *

Thnx for the joke idea, Wimba…

« Older entries