10.31.07

Tentang “Final Destination”

Ditulis dalam Belajar Yuk, Renungan pada 10:12:18 oleh Esa

Semalem, sesampainya sa di rumah sekitar jam setengah sepuluhan sa nonton film “Final Destination”, sebelumnya pernah nonton sih, tapi penasaran aja. Untuk yang belum tau ceritanya, sa ceritain singkat aja ya.

Film ni diawali dengan seorang anak SMA bernama Alex bermimpi pesawat yang ditumpanginya dan teman-temannya untuk karyawisata ke Paris itu meledak tak lama setelah pesawat lepas landas. Saat terbangun dari mimpi itu, ia ketakutan dan langsung berteriak “Pesawat akan meledak”, kericuhan pun terjadi, salah seorang teman Alex bernama Billy (klo ga salah) marah dan berusaha memukul Alex. Karena kejadian itu, semua orang yang berada di lorong pesawat harus turun dan tidak diperkenankan untuk menaiki pesawat, setelah toleransi hanya satu orang yang diturunkan yang boleh naik ke pesawat.

Singkat cerita, tersisa 6 orang, Alex dan 5 temannya (3 cowo, 2 cewe) beserta 1 orang guru bernama Mrs. Lewton. Setelah kematian Tod, salah satu teman Alex yang selamat yang diawali “pertanda” pada Alex, Alex mencoba mencari tahu. Alex beserta Clear (cewe yang juga selamat) mereka memasuki ruang mayat tempat Tod disemayamkan. Tak lama setelah mereka memasuki ruangan tersebut ada penjaga mayat yang mengatakan “Kematian itu ada pattern nya, dan kau telah merusak pattern itu dengan keluar dari pesawat”. Dari sana Alex mulai mencari tau pattern kematian. Hingga akhirnya pattern itu ia temukan, dan ia coba selamatkan orang-orang yang “berikutnya”. Namun, setiap kali pattern itu digagalkan, ia akan mencabut nyawa orang “berikutnya”. Dst, sampe pada akhir cerita hanya Alex, Clear dan Billy yang selamat, dan mereka menikmati suasana Paris, dengan pattern itu tetap berlaku…

Dari film ini sa pribadi ngambil pelajaran bahwa kematian itu pasti datangnya, dan itu telah ditetapkan, sekuat apapun usaha kita melawan kematian, jika waktunya telah tiba, maka tak ada yang dapat mengelak darinya. Tinggal apa yang telah dilakukan oleh kita untuk memberi arti dan persiapan bekal kita?

Belajar dari cerita tentang santri DT juga yang meninggal, kita bener-bener ga pernah tau kapan kita akan mati. Hanya masalah waktu dan masalah kesiapan kita menghadapinya. Sudah siapkah bekal untuk menaiki pesawat “Al-Jenazah Air” itu?

Untuk Saudaraku yang Kucintai Karena ALLAH Semata

Ditulis dalam Friendship pada 09:39:05 oleh Esa

Untuk saudaraku yang kucintai karena ALLAH swt

“Jika engkau merasakan kekesatan dalam hatimu, maka duduklah dengan orang -orang yang berdzikir dan orang-orang yang zuhud.” (Ahmad bin Ali Al Hawariy Ad Damsyiqi)

Kebersamaan kita adalah wujud kasih sayang dan cinta ALLAH swt. Mahal dan istimewanya kebersamaan kita pernah disinggung oleh Umar bih Khoththob r.a, “Tidak ada karunia ALLAH yang lebih baik bagi seseorang setelah ia masuk islam daripada memiliki saudara yang shalih”. Beliau lalu berpesan, “Jika ada di antara kalian merasa senang dengan saudaranya, hendaknya ia memegang saudaranya dengan kuat.” (bkn berarti ditalian nya :P )

Ikhwah fillah,

Peganglah kuat-kuat saudara shalih kita. Dalam kondisi taat, saudara shalih akan mendorong kita berbuat ketaatan yang lebih banyak. Dalam lalai, saudara yang shalih akan mengingatkan kita dari kelalaian. Dalam kondisi hati kita tersayat dan terluka oleh dosa, saudara yang shalih akan membantu kita pulih kembali.

Duduklah bersama mereka. Membaca ayat-ayat ALLAH, merenungi petunjuk Rosululloh saw atau hanya sekadar bertatap muka. Itulah kebiasaan para salafush shalih. Mereka gemar bermujasalah (duduk-duduk) bersama orang-orang shalih yang bisa menentramkan hati.

Datanglah ke rumah-rumah saudaramu, seperti yang dilakukan Maimun bin Mahran yangpergi kepada guru generasi tabi’in, Hasan al Bashri dan mengatakan, “Wahai Abu Said (panggilan Hasan al Bashri), aku mulai merasakan kekesatan salam hatiku. Bantulah aku untuk melembutkannya kembali.”

Ikhwatii,

Ada orang yang memiliki kekuatan ruhani seperti itu. Ada orang yang bisa memberikan kesejukan pada kita. Mereka adalah orang-orang yang selama ini ada dan berjalan bersama-sama kita disini, di jalan menyebarkan dan mengajak pada kebaikan, jalan yan gsitempuh para Rosul dan Nabi. Meski mereka saudara-saudara kita ini tak sebaik para shahabat, tabiin, dan salafush shalih, tapi pancaran wajah mereka bisa membuat hati luluh. Meski mereka tak setingkat dengan kualitas para sahabat, tabiin, dan salafush shalih, namum kata-kata mereka bisa membuat hati menjadi lembut.

dikutip dari buku Mencari Mutiara di Dasar Hati seri 2, Tarbawi Press, dengan sedikit perubahan

UHIBBUKUM FILLAH…

10.30.07

Betapa Aku Lemah Tanpa ALLAH

Ditulis dalam My Day, Renungan pada 10:31:29 oleh Esa

Bandung, 26 Oktober 2007.

“Modul training ini harus selesai ya, selasa mau saya pakai.” begitu permintaan manajer sa seraya menunjukkan mana aja yang harus dibikin modulnya.

sorenya…

“Pak, modulnya baru beres sebagian..” seraya kusebutkan beberapa modul yang telah selesai sampai proses pencetakan. “OK” jawab beliau melalui YM. Kami berkomunikasi melalui YM. Saat beranjak petang, saatnya pulang tapi kerjaan masih numpuk nih. “Jadi gimana Pak?” ujarku mempertanyakan pekerjaanku. “Besok bisa lembur ga? Ada itungan uang lemburnya kok”, hehe bukan masalah uang, tapi sabtu ini ada berbagai agenda yang harus kuselesaikan. “Sa liat besok aja ya Pak”, “OK” singkat jawaban beliau di YM. Kututup pembicaraan dengan salam, kubereskan mejaku dan bersiap pulang.

Bandung, 29 Oktober 2007

“Pa …. nya mo dateng ga Pa?” kutanya salah satu manajer ttg manajer sa.

“Dateng kok, mungkin masih di perjalanan, kenapa emang?”, wajar beliau juga terlibat dalam proyek ini. “Sy cuma mo tanya soal modul training….”,

“Oh, itu mah klo ga ama beliau, ama Pa Dd”,

“Iya” jawabku singkat.

Setelah datang beliau, kami membicarakan pekerjaan sa.

Sore…

“Sa, modul itu yang urgent banget ttg Farmasi danApotek ya” ujarnya singkat saat mengecek pekerjaanku. Sempet tertegun juga

“Dah tau belom cara kerjanya?”

“Belum” kujawab singkat.

Tak berapa lama beliau memanggilku untuk memberi penjelasan ttg cara kerja modul tsb. Alhamdulillah, ALLAH memberi sa kemudahan untuk memahaminya.

“Bisa selesai hari ini?”

“Iya.”kujawab singkat lagi. Akupun berjalan menuju ruanganku.

17.30

Aku masih di kantor untuk menyelesaikan pekerjaanku, ternyata masih banyak.

“Sa ada tamu” ujar Pa Rio

Aku keluar ruangan untuk melihat siapa yang datang, ternyata bapak sa. Dia ngejemput. Antara kerjaan, sakit yang lagi sa derita saat itu dan bapak yg ngejemput, akhirnya kuputuskan untuk pulang, sementara manajer sa lg keluar kantor. Sa cm izin ama Pa Rio.

Sesampainya di rumah, agak ga tenang juga kerjaan belom beres, mana besok beliau mau ke Jakarta untuk training itu. Ga punya pulsa… :( akhirnya beli pulsa, n ngasih tau beliau.

Singakt cerita sampailah pada sms balasan

“Udah saya cek masih terlalu jauh ya. Saya kecewa, tapi gimana lagi. Saya harus selesaikan.”

Deg…KECEWA, itu kata2 yang kusoroti…

Aku membalas sms beliau dengan permintaan maaf.

Kucoba merenungi kenapa semua terjadi, setelah sekian kali sa bisa menyelesaikan kerjaan ngedadak seperti itu sesuai permintaan…

Sampailah aku pada sebuah perenungan, aku mengatakan “Iya.” saat manajerku mengatakan “Bisa selesai hari ini?”, padahal biasanya sa bilang, “Insya ALLAH sy usahakan.”

Kata2 “Iya.” itu menandakan aku mengandalkan kemampuanku sendiri, bukan ALLAH, dan saat itu aku melupakan betapa aku lemah tanpa bantuan dan izin ALLAH…

Terima kasih utk manajer sa yang udah ngingetin sa tentang betapa sa lemah tanpa ALLAH… Jazakalloh khoirul jaza…

10.23.07

Ponakan Baru

Ditulis dalam My Day pada 17:00:16 oleh Esa

Hmm, hari Sabtu kemaren tepat tanggal 20 Oktober 2007 alias 18 Syawal 1428 kakak sepupu sa melahirkan seorang bayi perempuan cantik pada pukul 20.20 wib. Dan yang istimewa karena lahir pada hari yang sama dan posisi yang sama seperti saat sa lahir.

She has a white skin, she just pretty, and her name is Raisa Fitri Maharani, and has a nick name “Echa” just like my nick name.

Sa bayi paling bungsu saat sa lahir, karena itu kakak-kakak sepupu sa juga manggil sa dengan sebutan “ade”. Tapi selang 6 tahun berikutnya sa punya ade, dan ua sa punya anak. Tp panggilan ade tetep ada sampe sekarang. Hehe

10.20.07

Untittled

Ditulis dalam Campuran pada 15:10:17 oleh Esa

Maaf ya, belakangan sa lagi sedikit ga enak badan. Sebenernya ada tulisan yang udah sa bikin, tapi masih tersimpan di draft.

Belom lagi kebiasaan unik manajer sa yang suka banget ngasih kerjaan ngedadak yang harus selesai hari itu juga, jadi pas lagi sakit malah pulang malem terus. Dan beberapa kesibukan di kantor. Maklum proyek yang sa dilibatkan di dalamnya mendekati deadline, dan kerjaan sa belum rapi. Sekarang terus dikasih kerjaan entry data ama ngetik-ngetik dokumen. Kemaren proposal, trus ga tau ini apa y gpasti dokumen juga. Trus entry data rumah sakitnya, pokoknya..cape deh! Etits..tunggu dulu, jangan pikir sa ibu-ibu ya, sa masih 19 tahun, ya panggil ibu nanti beberapa bulan lagi aja deh.

Disini, sa paling kecil jadi sedikit jadi korban dan dipanggil pake nama, bukan sebuatan lain. Ada sih orang-orang yang punya panggilan khusus buat sa, tapi selama itu baik ya, it’s ok. Yang sa ga suka ada manajer sa yang suka manggil “anak kecil”, ih..kan ga anak kecil anak kecil banget.

Oya, sa juga lagi disibukkan ama TA yang harusnya dah beres (Sa kan cuma ikut program 1 tahun, tapi kemampuan sa ga minim minim banget kok!), coz tanggal 3 november ni sidang. Dah beres sih, senin bimbingan. Tapi body yang ga enak gini, ga tau masuk ga tau ngga ntar senin. Makanya sa kirim draft nya ke dosen via email. :p

10.11.07

Tentangku yang Melepaskan Kesempatan yang DiberikanNya

Ditulis dalam My Day pada 10:50:06 oleh Esa

Di bulan Ramadhan ini sa diberi ALLAH beberapa kesempatan yang sifatnya duniawi maupun ukhrowi, dan bodohnya, sa lepas semua kesempatan itu begitu aja,

1. Kesempatan untukĀ  jadi PNS di LIPI

2. Kesempatan untuk nanganin beberapa proyek

3. Kesempatan untuk beresin TA & belajar lebih jauh ttg VB dkk

Pokoknya kesempatan-kesempatan itu sa biarkan pergi begitu aja

Yang lagi sa sesali sekarang adalah kesempatan untuk daftar jadi CPNS LIPI, sa ga nyiapin semua dengan baik, padahal temen-temen di kantor pada daftar juga ternyata, malah udah nge-print “Kartu Ujian”nya..

Sedih, nyesel..mudah-mudahan ALLAH memberi sa ketenangan..amin.

Baru Libur Besok

Ditulis dalam My Day pada 09:47:20 oleh Esa

Sesuai kebijakan pemerintah dan kebijakan atasan, libur di kantor baru besok, Kamis 12 Oktober 2007. It’s ok for me, da saya ga mudik.

Selama libur, sa mo ngerjain TA yang belon kelar-kelar. Tinggal bab 4 padahal, tapi justru itu bab 4 itulah yang bikin cukup kerepotan. Btw, dosen pembimbing sa minta pertengahan bulan ini beres TA plus programnya. Oya, ada amanah untuk bikin interface program detektor panas..hore tantangan baru!!!

Temen-temen juga ada rencana bikin web, wah mau..mau… Trus kita ada tawaran untuk program n proyek-proyek yang subhanalloh, buat sa dan temen-temen itu tantangan, mudah-mudahan sa bisa jadi bagiandari proyek itu. Banyak penelitian yang bakal kita lakuin, wah seru! Itulah kenapa sa suka sama anak-anak ITB, mereka punya daya belajar yang gede.

Semoga semua dilancarkan…

Amin

« Older entries